Machine learning merupakan teknik yang memungkinkan mesin
untuk mengakuisisi pengetahuan dengan memecahkan masalah berdasarkan
pola yang terdapat pada data yang telah diberikan sebelumnya. Meskipun
machine learning sering dikaitkan dengan kecerdasan buatan (AI), beberapa
teknik ini tidak secara langsung menunjukkan kecerdasan, tetapi sangat
bermanfaat dalam pengembangan Sistem Dukungan Keputusan yang cerdas
(Kristina, dkk., 2020).
Teknologi machine learning adalah pengembangan mesin yang
mampu belajar secara otomatis tanpa perlu arahan langsung dari pengguna.
Dibangun berdasarkan konsep-konsep dari disiplin ilmu seperti statistika,
matematika, dan data mining, pembelajaran mesin memungkinkan mesin
untuk memahami dan menganalisis data tanpa memerlukan reprogram
ulang atau instruksi langsung.
Dalam konteks ini, machine learning memiliki kapabilitas untuk
mengumpulkan dan memanfaatkan data secara mandiri. machine learning
juga dapat mengambil pelajaran dari data yang telah ada serta yang baru
diperolehnya, memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai tugas
yang beragam, tergantung pada apa yang telah dipelajarinya. Istilah
machine learning pertama kali diperkenalkan oleh beberapa ilmuwan
matematika seperti Adrien Marie Legendre, Thomas Bayes, dan Andrey
Markov pada tahun 1920-an, yang mengemukakan dasar-dasar konsep dan
prinsip machine learning. Sejak saat itu, pengembangan dalam bidang
machine learning telah berkembang pesat. Salah satu contoh implementasi
yang terkenal adalah Deep Blue, yang dikembangkan oleh IBM pada tahun
1996
