Menurut Priansa (2017:481) indikator keputusan pembelian terdiri
atas sebagai berikut :
a. Pilihan produk
Konsumen dapat mengambil keputusan untuk membili sebuah produk
atau menggunakan uangnya untuk tujuan lain. Perusahaan harus
memusatkan perhatiannya kepada orang-orang yang berrminat membeli
sebuah produk serta alternatif yang mereka pertimbangkan.
b. Pilihan merek
Konsumen harus memutuskan jenis merek yang akan dibeli. Setiap
merek memiliki perbedaan tersendiri. Dalam hal ini perusahaan harus
mengetahui cara konsumen memilih sebuah merek, apakah berdasarkan
ketertarikan, kebiasaan, atau kesesuaian.
c. Pilihan saluran pembelian
Konsumen harus mengambil keputusan tentang jenis penyaluran yang
akan dikunjungi. Setiap konsumen berbeda-beda dalam hal menentukan
penyalur, misalnya factor lokasi, harga, persediaan barang yang lengkap,
kenyamanan dalam berbelanja, keluasan tempat, dan lain sebagainya.
d. Waktu pembelian
Keputusan konsumen dalam waktu pembelian bisa berbeda-beda,
misalnya ada yang membeli setiap hari, satu minggu sekali, dua minggu
sekali, tiga minggu sekali, satu bulan sekali, dan sebagainya.
e. Jumlah pembelian
Konsumen dapat mengambil keputusan tentang jumlah produk yang akan
dibelinya pada suatu saat. Pembelian dilakukan mungkin lebih dari satu.
Oleh karena itu, perusahaan harus mempersiapkan jumlah produk sesuai
dengan keinginan yang berbeda-beda dari setiap pembeli.
