Menurut Copley (2014) faktor-faktor yang dapat membentuk
brand trust sebagai berikut :
1) Opportunistic Behavior (pengaruh negatif pada hubungan karena
beriorentasi pada tipuan).
2) Consumers’ Predetermined Set (pengakuan bahwa konsumen
dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang belum tentu berada
dalam kendali langsung mereka, yaitu pengaruh orang tua dan
tahap kehidupan).
3) Communications (berbagi informasi formal dan informal dan
informasi yang tepat waktu)
c) Indikator-indikator Brand Trust
Menurut Anang Firmansyah (2019) kepercayaan merek adalah
harapan akan kehandalan dan intensi baik merek karena itu
kepercayaan merek merefleksikan dua hal, yaitu:
1) Brand Realibility
Kehandalan merek yang bersumber pada keyakinan konsumen
bahwa produk tersebut mampu memenuhi nilai yang dijanjikan
atau dengan kata lain persepsi bahwa merek tersebut mampu
memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan.
2) Brand Intetion
Keyakinan konsumen bahwa merek tersebut mampu
mengutamakan kepentingan konsumen ketika masalah dalam
konsumsi produk muncul secara tidak terduga
