Promosi (Promotion)


Promosi merupakan salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang sangat
penting dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk jasa. Kegiatan
promosi bukan saja berfungsi sebagai alat komunikasi antara perusahaan dan
konsumen, melainkan juga sebagai alat untuk memengaruhi konsumen dalam
kegiatan pembelian atau penggunaan jasa sesuai dengan keinginan dan
kebutuhannya. Betapapun berkualitasnya suatu produk/jasa, bila konsumen belum
pernah mendengar dan tidak yakin bahwa produk/jasa tersebut akan berguna bagi
mereka, maka mereka tidak akan pernah membelinya.
Menurut Buchari Alma yang dikutip oleh Ratih Huttiyati (2005:58)
mendefinisikan bahwa “Promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran.
Yang merupakan aktivitas pemasaran yang berusaha menyebar informasi,
mempengaruhi/membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan
dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang
ditawarkan perusahaan yang bersangkutan”.
Sedangkan menurut William J. Stanton et. al yang dikutip oleh Laelasari
(2014:34) mendefinisikan bahwa “Promosi adalah salah satu unsur dalam bauran
pemasaran perusahaan yang didaya gunakan untuk memberitahukan, membujuk,
dan mengingatkan tentang produk perusahaan”.
Hal yang perlu diperhatikan dalam promosi adalah pemilihan bauran promosi
(promotional mix). Menurut Rambat Lupiyoadi, bauran promosi (promotional
mix) terdiri atas:
a. Periklanan (advertising), merupakan salah satu bentuk dai komunikasi
impersonal (impersonal communication) yang digunakan oleh perusahaan
dalam mengkomunikasikan produknya, baik barang maupun jasa.
b. Penjualan perseorangan (personal selling) adalah komunikasi langsung (tatap
muka) antar penjual dan calon pelanggan untuk memperkenalkan suatu produk
kepada calon pelanggan dan membentuk pemahaman pelanggan terhadap
produk sehingga mereka kemudian akan mencoba dan membelinya.
c. Promosi penjualan (sales promotion) adalah semua kegiatan yang dimaksudkan
untuk meningkatkan arus barang atau jasa dari produsen sampai pada penjualan
akhirnya. Titik promosi penjulan terdiri atas brosur,lembar informasi, dan lain
– lain.
d. Hubungan masyarakat (humas – public relation) merupakan kiat pemasaran
penting lainnya, di mana perusahaan tidak hanya harus berhubungan dengan
pelangan, pemasok, dan penyalur, tetapi juga harus berhubungan dengan
kumpulan kepentingan publik yang lebih besar.
e. Informasi dari mulut ke mulut (word to mouth) dalam hal ini peranan orang
sangat penting dalam mempromosikan jasa. Pelanggan sangat dekat dengan
penyampaian jasa, pelanggan akan berbicara kepada pelangan lain yang
berpotensial tentang pengalamannya dalam menerima jasa.
f. Pemasaran langsung (direct marketing) adalah sistem pemasaran yang bersifat
interaktif, yang memanfaatkan satu atau beberapa media iklan untuk
menimbulkan respon yang terukur dan atau transaksi disembarang lokasi.
Terdapat enam area dari pemasaran langsung, yaitu surat langsung (direct
mail), pesanan melalui pos (mail order), respons langsung, penjualan langsung,
telemarketing, dan pemasaran digital (digital marketing) (2013:178-182).