Proses Pemasaran


Proses pemasaran merupakan kegiatan terakhir setelah kegiatan produksi.
Tujuan dari pemasaran adalah untuk mempengaruhi konsumen untuk membeli
produk atau menggunakan apa yang ditawarkan proses pemasaran.
Menurut kotler 5 tahapan proses pemasaran : pemasaran merupakan garda
depan perusahaan, karena dengan pemasaran maka produk berupa barang dan jasa
dapat dikenal oleh konsumen. Pemasaran memang berhubungan dengan
konsumen atau pelangan, sehingga salah satu tugas pemasar adalah merancang
produk sesuai dengan kebutuhan konsumen kemudian memasarkannya dengan
strategi yang efektif.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pemasar perlu melakukan serangkaian
tahapan mulai dari menciptakan pelanggan dan menangkap nilai yang diberikan
palnggan. Rangkaian tahapan ini dikenal sebagai proses pemasaran.
Model proses pemasaran lima tahap menurut Philip Kotler (2012) :

  1. Memahami keinginan dan kebutuhan pelanggan
    Konsep inti pemasaran adalah mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan
    pelanggan, dan produk yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan
    pelanggan lebih mungkin diterima dan disukai oleh konsumen. Kebutuhan secara
    harfiah, adalah sesuatu yang dibutuhkan seseorang dalam hidup dan menampilkan
    dirinya sebagai kekurangan dan membutuhkan termasuk kebutuhan biologis,
    kebutuhan sosial, dan kebutuhan pribadi.
    Pada saat yang sama, keinginan adalah bentuk kebutuhan orang yang dipengaruhi
    oleh budaya dan kepribadian. Keberhasilan seorang pemasar bergantung pada
    keberhasilan mengidentifikasi apa yang diinginkan dan diinginkan konsumen.
  2. Merancang strategi pemasaran yang berorientasi pelanggan
    Setelah perusahaan mampu mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen,
    maka perusahaan harus merancang strategi pemasaran yang berorientasi pada
    konsumen. Untuk dapat melayani pelanggan secara efektif, perusahaan perlu
    mengidentifikasi jenis pelanggan yang ingin mereka layani. Intinya, perusahaan
    harus melakukan STP (Segmenting, Targeting, dan Positioning). Selain itu,
    pelaku bisnis juga perlu menentukan proposisi nilai yang akan diberikan pelaku
    bisnis kepada konsumen.
  3. Merancang rencana pemasaran terpadu (marketing mix)
    Rencana pemasaran adalah serangkaian rencana pemasaran yang dirancang untuk
    melaksanakan strategi pemasaran yang ditentukan oleh pemasar. Sering disebut
    sebagai bauran pemasaran yang terdiri dari 7P (Produk, Harga, Tempat, Promosi,
    Bukti Fisik, Orang Proses). Bauran pemasaran atau bauran pemasaran adalah
    seperangkat alat yang digunakan oleh seorang manajer pemasaran untuk
    menjalankan strategi pemasaran, termasuk menentukan produk, harga, saluran
    distribusi, pemasaran, termasuk menentukan produk, harga, saluran distribusi,
    promosi, suasana, proses jasa dan orang-orang yang berkepentingan.
  4. Membangun hubungan dengan pelanggan dan menciptakan kepuasan pelanggan.
    Konsep inti pemasaran adalah mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan
    pelanggan, dan produk yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan
    pelanggan lebih mungkin diterima dan disukai oleh konsumen.
    Kebutuhan, secara harfiah, adalah sesuatu yang dibutuhkan seseorang dalam
    hidup dan menampilkan dirinya sebagai perasaan kekurangan. Kebutuhan
    seseorang dalam hidup dan menampilkan dirinya sebagai perasaan kekurangan.
    Kebutuhan meliputi kebutuhan fisiologis, kebutuhan sosial dan kebutuhan
    pribadi.
  5. Menangkap nilai dari pelanggan untuk menciptakan keuntungan dan ekuitas
    pelanggan.
    Tahap kelima dari proses pemasaran adalah menangkap nilai dari pelanggan, yang
    dapat berupa penjualan, dan keuntungan. Keberhasilan perusahaan dalam
    menangkap nilai dari pelanggan merupakan output atau hasil dari strategi
    pemasaran yang berhasil