Konsep dan Filosofi Pemasaran


Konsep pemasaran menurut Kotler dan Keller (2009:20) “Konsep
pemasaran beranggapan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi adalah
menjadi lebih efektif daripada pesaing dalam menciptakan, menghantarkan, dan
menkomunikasikan nilai pelanggan yang lebih baik kepada pasar sasaran yang
dipilih”.
Sedangkan konsep inti pemasaran menurut Kotler dan Amstrong
(2012:30) ada 5 (lima) konsep inti, yaitu:

  1. Kebutuhan, Keinginan, dan Permintaan (Needs, Wants and Demand)
    Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia dan harus ada
    sehingga dapat menggerakkan manusia sebagai dasar (alasan) berusaha.
    Keinginan adalah hasrat untuk memperoleh pemuas kebutuhan yang spesifik
    akan kebutuhan. Permintaan adalah keinginan akan produk tertentu yang
    didukung kemampuan dan kesediaan untuk membayar dan membeli.
  2. Penawaran Pasar-Produk, Pelayanan, dan Pengalaman (Market Offerings-
    product, Services, and Experiences)
    Penawaran pasar merupakan beberapa kombinasi dari produk, pelayanan,
    informasi, atau pengalaman yang ditawarkan kepada pasar untuk memenuhi
    kebutuhan atau keinginan mereka.
  3. Nilai Pelanggan dan Kepuasan (Customer Value and Satisfaction)
    Nilai pelanggan dilihat sebagai kombinasi antara mutu, jasa, dan harga
    (quality, service, and price) yang mencerminkan manfaat dan biaya berwujud
    dan tak berwujud bagi kosumen. Kepuasan merupakan penilaian seseorang
    dari kinerja yang dirasakan dari produk dalam hubungan dengan harapannya.
  4. Pertukaran dan Hubungan (Exchanges and Relationships)
    Pertukaran adalah tindakan untuk memperoleh sebuah objek yang diinginkan
    dari sesesorang dengan menawarkan suatu sebagai imbalan. Pemasaran
    terdiri dari tindakan yang diambil untuk membangun dan memelihara
    hubungan transaksi dengan target pembeli, pemasok, dan penyalur yang
    melibatkan produk, pelayanan, ide, atau benda lainnya.
  5. Pasar (Market)
    Pasar merupakan kumpulan semua pembeli sebenarnya dan potensial yang
    memiliki kebutuhan atau keinginan akan produk atau jasa tertentu yang sama,
    yang bersedia dan mampu melaksanakan pertukaran untuk memuaskan
    kebutuhan dan keinginan tertentu.