Tantangan dalam Mengelola Supply Chain


Menurut I Nyoman Pujawan (2005) terdapat dua tantangan terbesar dalam
mengelola supply chain, yakni :
a. Tantangan 1 : Kompleksitas struktur supply chain
Kompleksitas dapat melibatkan internal perusahaan maupun eksternal
perusahaan. Pada interal perusahaan misalkan, antara bagian marketing dengan
produksi, marketing seringkali mambuat kesepakatan dengan pelanggan tanpa
melakukan pengecekan secara baik mengenai kemampuan produksi sehingga terjadi
perubahan jadwal produksi secara mendadak, disisi lain bagian produksi sering
merasa resistant terhadap adanya perubahan jadwal secara dadakan.
b. Tantangan 2 : Ketidakpastian
Ketidakpastian menimbulakn ketidakpercayadirian terhadap rencana yang
dibuat. Sebagai akibatnya, perusahaan sering menciptakan pengaman di sepanjang
supply chain. Pengaman ini bisa berupa safety stock, safety time, atau kapasitas
produksi maupun transportasi.
Sumber ketidak pasatian yaitu :

  1. Ketidak pastian pembeli
  2. Ketidak pastian dari supplier yaitu terkait dengan pengiriman, harga, kualitas
    maupun kuantitas.
  3. Ketidak pastian internal yang bisa disebabkan oleh kerusakan mesin, kinerja mesin
    yang tidak sempurna, tenaga kerja serta waktu maupun kualitas produksi