Supply chain management adalah pengelolaan dan pengawasan rantai
siklus mulai dari material atau barang mentah, pembayaran, informasi dari
pemasok ke produsen, pedagang grosir pengecek sampai dengan konsumen.
Suplly chain management merupakan usaha yang luas dan kompleks yang
bergantung pada setiap mitra dari pemasok hingga produsen dan seterusnya
supanya berjalan dengan baik. Supply chain management juga suatu sistem
jaringan di suatu perusahaan yang terhubung, saling bergantung dan saling
menguntungkan dalam organisasi yang bekerjasama untuk mengendalikan,
mengatur dan mengembangkan arus material, produk, jasa, dan informasi dari
suplier, perusahaan, distributor, toko atau ritel, serta perusahaan-perusahaan
pendukung seperti perusahaan jasa logistik hingga ke pelanggan. ( Wijaya,
Deswantoro, dan Hidayat, 2021).
Pengelolaan rantai pasok amat diperlukan pada sebuah industri sebab bisa
membantu pada teknik perkembangan selanjutnya. Manajemen rantai pasok
merupakan teknik penentuan pemasok, perencanaan atau penentuan logistik dan
penyaluran pasokan sampai kepada pelanggan akhir. Dalam menentukan
pemasok salah satu faktor keberhasilan bagi suatu corporate. Penentuan
pemasok yang tepat dan cepat sasaran akan memberikan jaminan kecepatan
dalam memasok aliran barang dan jasa yang spesifik untuk bahan baku dalam
mengatur kelangsungan proses produksi. Penentuan pemasok merupakan suatu
aktivitas yang sangat urgen pada bagian penyediaan untuk memperoleh
kompetiti fadvantage. (Jamaludi, 2022).
