Menurut Alberts dan Dorefee (2004), manajemen risiko adalah proses yang
berkelanjutan dalam mengenal risiko dan mengimplementasikan rencana
untuk menunjuk mereka.
Jadi, manajemen risiko adalah suatu proses identifikasi, mengukur risiko,
serta membentuk strartegi untuk mengelolanya melalui sumber daya yang
tersedia. Strategi yang dapat digunakan antara lain mentransfer risiko pada pihak
lain, menghindari risiko, mengurangi efek buruk dari risiko, dan menerima
sebagian maupun seluruh konsekuensi dari risiko tertentu.
