Kualitas Produk


Kualitas Produk adalah karakteristik produk atau jasa yang bergantung
pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan pelanggan yang dinyatakan
atau diimplikasikan (Kotler dan Armstrong 2012). Dalam rangka menciptakan
kepuasan pelanggan, produk yang ditawarkan organisasi harus berkualitas.
Kualitas mencerminkan semua dimensi penawaran produk yang menghasilkan
manfaat (benefits) bagi pelanggan.
Dalam kaitannya dengan kepuasan pelanggan, kualitas memiliki
beberapa dimensi pokok, bergantung pada konteksnya. Untuk menerapkan
kualitas produk perusahaa program “Total Quality Managemen (TQM)” selain
mengurangi kerusakan produk, tujuan pokok kualitas total adalah untuk
meningkatkan nilai konsumen. Kotler dan Keller yang dialihbahasakan oleh Bob
Sabran (2012), menyatakan bahwa kualitas produk adalah kemampuan suatu
barang untuk memberikan hasil atau kinerja yang sesuai bahkan melebihi dari
apa yang diinginkan pelanggan.
Pendapat yang diajukan oleh Kotler dan Keller diatas sejalan dengan
konsep yang disampaikannya, dimana Kotler dan Keller (2012) menyatakan
bahwa kualitas produk adalah kemampuan suatu produk untuk melaksanakan
fungsinya, meliputi daya tahan, keandalan, ketepatan, kemudahan operasi dan
perbaikan serta atribut bernilai lainnya.Kualitas produk merupakan hal penting
yang harus diusahakan oleh setiap perusahaan jika ingin yang dihasilkan dapat
bersaing dipasar untuk memuaskan kebutuhan dan keininan konsumen.
Menurut Dinawan (2010), menyatakan bahwa konsumen mempunyai
anggapan adanya hubungan yang positif antara harga dan kualitas suatu produk,
maka mereka akan membandingkan antara produk yang satu dengan yang lainnya
dan barulah konsumen mengambil keputusan untuk membeli suatu produk.
Pendapat ini menyatakan kualitas produk adalah karakteristik suatu produk atau
jasa yang menunjang kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan pelanggan.
Menurut Orville, Larreche, dan Boyd (2005), “Apabila perusahaan
ingin mempertahankan keunggulan kompetitifnya dalam pasar, perusahaan
harus mengerti aspek dimensi apa saja yang digunakan oleh konsumen
untuk membedakan produk yang dijual perusahaan tersebut dengan
produk pesaing”