Motivasi merupakan hal yang penting karena motivasi dapat menjadi
penyebab, penyalur, maupun pendukung dari prilaku seseorang sehingga orang
tersebut berkeinginan untuk bekerja keras dan antusias untuk mencapai hasil
yang optimal (Marliani, 2015). Begitu penting motivasi dalam karyawan,
dimana setiap karyawan harus memiliki motivasi yang benar dan diberi motivasi
yang bisa meningkatkan kinerja dan produktifitasnya. Motivasi secara sederhana
diartikan sebagai dorongan dari dalam karyawan. Serangkaian sikap dan nilai-
nilai yang mempengaruhi individu untuk mencapai hal spesifik sesuai dengan
tujuan individu yang berasal dari dalam dirinya bukan atas dorongan pihak lain
Rivai (2011:837).
Motivasi dibagi dalam dua hal pokok, menurut Marliani (2015:11) yaitu
sebagai berikut:
- Motivasi primer.
Motivasi primer adalah motivasi yang berasal pada motif-motif dasar diri
seorang karyawan. - Motivasi sekunder
Motivasi sekunder yaitu motivasi yang dipelajari atau yang diberikan dari
orang lain.
Berbeda lagi dengan yang disampaikan Hezzberg (2015:74), membagi
motivasi menjadi dua bentuk yaitu: - Motivasi instrinsik
Motivasi yang timbul dari dalam pekerjaan, yang mana motivasi ini
diberikan dari teman kerja, atasan, dan perusahaan itu sendiri. - Motivasi ekstrinsik
Motivasi yang timbul dari luar pekerjaan, yang mana motivasi ini bisa
diberikan dari keluarga dan teman dan faktor lingkungan setempat yang
diberikan oleh orang sekitar
