Definisi Disiplin Kerja


Menurut Rivai (2019) Disiplin kerja adalah suatu alat yang digunakan para
manajer untuk berkomunikasi dengan karyawan agar mereka bersedia untuk
mengubah suatu perilaku serta sebagai suatu upaya untuk meningkatkan
kesadaran dan kesediaan seseorang menaati semua peraturan perusahaan dan
norma-norma sosial yang berlaku. Menurut Hasibuan (2018) Kedisiplinan
adalah kesadaran dan kesediaan seseorang yang menaati semua peraturan
perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku. Disiplin yang
mencerminkan besarnya rasa tanggung jawab seseorang terhadap tugas-tugas
yang diberikan kepadanya. Hal ini mendorong gairah kerja, semangat kerja,
dan terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.
Dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja mempunyai peranan penting dalam
sebuah perusahaan, karena disiplin kerja pada umumnya menyinggung rasa
tanggung jawab seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan, mendorong
gairah kerja serta meningkatkan kesadaran terhadap peraturan yang berlaku
didalam perusahaan. Dengan disiplin kerja yang baik maka perusahaan dapat
dengan mudah mewujudkan tujuan perusahaan yang ingin dicapai.
b. Indikator Disiplin Kerja
Menurut pendapat Alfiah (2019) ada lima indikator disiplin kerja yaitu
sebagai berikut :
1) Kehadiran merupakan indikator utama yang mengukur tingkat kedisiplinan
dan pada umumnya disiplin kerja yang rendah pada karyawan dapat
tercermin dari kebiasaan karyawan yang suka terlambat dalam bekerja.
2) Ketaatan pada peraturan kerja merupakan bentuk kepatuhan dari karyawan
terhadap peraturan kerja dan selalu mematuhi prosedur yang berlaku di
Kantor.
3) Ketaatan pada standar kerja yaitu seberapa besar tanggung jawab seorang
karyawan dalam melaksanakan tugas yang diberikan.
4) Tingkat kewaspadaan tinggi karyawan merupakan sikap teliti dan berhati-
hati dalam bekerja yang efektif dan efisien.
5) Etika bekerja merupakan bentuk dari tindakan indisipliner dan disiplin kerja
karyawan