Gaya Kepemimpinan Demokratis


Menurut (Munawaroh, 2020) Kepemimpinan yaitu gaya seorang pemimpin
untuk mempengaruhi dan membimbing individu lainnya agar tercapainya tujuan
serta tingkatan organisasi yang sama. Gaya kepemimpinan juga merupakan
perilaku serta cara yang digunakan seseorang pemimin untuk mempengaruhi
perasaan, pikiran, sikap, dan juga perilaku (Djunaedi & Gunawan, 2018).
Sebagaimana disebutkan di atas, seorang pemimpin juga harus memiliki karakter
yang efektif, yaitu seorang pemimpin yang dapat mengarahkan dan memotivasi
seseorang atau kelompok untuk melaksanakan semua tugas yang direncanakan
dalam rangka mencapai tujuan bersama (Duwi Ermawati, 2021). Gaya
kepemimpinan seseorang berbeda-beda. Hal ini didukung oleh teori
kepemimpinan yaitu teori situasional dan model kontingensi yang menekankan
pentingnya konteks dalam membentuk gaya kepemimpinan berdasarkan isu-isu
yang muncul (Duwi Ermawati, 2021). Dalam pendekatan ini, gaya kepemimpinan
demokratis yang sesuai dengan keadaan dapat menghasilkan kinerja yang kuat
dari staf Sekretariat DPRD Kota Tangerang Selatan untuk mencapai tujuan atau
instansi bersama. 2018 (Djunaedi & Gunawan) Gaya kepemimpinan demokratis
digunakan oleh seorang pemimpin tim untuk menjadikan tim sebagai hal yang
paling penting. Kinerja pegawai dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan, terbukti
dari hasil penelitian (Duwi Ermawati, 2021) menunjukkan gaya kepemimpinan
berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai.. Seorang pempimpin yang efektif
akan menciptakan kinerja bawahanya menjadi baik dan efektif juga tentunya.
Gaya kepemimpinan demokratis juga terdapat beberapa dimensi dan indikator
yang dapat menjadi alat ukur, berikut indikatornya.