Pengertian Brand Awareness


Menurut Durianto, dkk ( 2017 : 54 ) Brand awareness adalah kesanggupan
seorang calon pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali suatu merek
sebagai bagian dari suatu kategori produk tertentu. Konsumen lebih cenderung
menyukai atau membeli merek yang sudah dikenal karena konsumen merasa aman
dengan sesuatu yang dikenal. Kebanyakan konsumen berasumsi bahwa sebuah
merek yang sudah dikenal mempunyai kemungkinan bisa diandalkan, kemantapan
dalam bisnis, dan kualitas yang bisa dipertanggung jawabkan.
Kemudian menurut Husnawati (2017) Brand awareness merupakan salah
satu dimensi dasar dari ekuitas suatu merek yang sering dianggap sebagai salah satu
persyaratan dari keputusan pembelian seorang konsumen, karena merupakan faktor
penting dalam pertimbangan suatu merek. Faktor kesadaran penting dalam konteks
dimana merek selalu diutamakan dalam suatu rangkaian pertimbangan dalam
keputusan pembelian.
Selain itu menurut (Tariq et al., 2017) hubungan antara brand awareness
terhadap keputusan pembelian adalah suatu gambaran yang dimiliki konsumen
untuk mengenali merek dalam kategori produk dan dapat mempengaruhi konsumen
untuk dapat membuat keputusan pembelian.
Dalam sebuah perusahaan pasti menginginkan agar merek dari produk
tersebut dapat dikenal dan diterima oleh konsumen, dan bukan berarti perusahaan
yang sudah menjalankan bisnisnya sejak lama dapat tenang menghadapi situasi
bisnis yang penuh dengan persaingan dan tantangan. Menurut Aaker (2018 : 105)
brand awareness dapat diraih, dipelihara dan ditingkatkan dengan beberapa cara,
yaitu :

  1. Menjadi Berbeda dan Dikenang
    Suatu pesan kesadaran seharusnya memberikan suatu alasan untuk diperhatikan
    dan seharusnya itu bisa dikenang, ada banyak cara yang dapat dilakukan namun
    yang paling umum adalah menjadi berbedaan dan istimewa dari kelas produk
    tertentu.
  2. Melibatkan Sebuah Slogan atau Jingle
    Sebuah slogan atau jingle lagu bisa menimbulkan pengaruh yang besar. Kaitan
    pada slogan tersebut bisa menjadi lebih kuat apabila karakteristik produk
    divisualkan dan sebuah jingle lagu bisa menjadi alat yang jitu dalam
    menciptakan kesadaran.
  3. Penampakan Simbol
    Jika sebuah simbol telah terbentuk atau bisa dikembangkan yang berkaitan erat
    dengan sebuah merek, maka simbol itu akan memainkan peran yang besar
    dalam menciptakan dan memelihara kesadaran. Sebuah simbol mengandung
    pencitraan visual yang jauh lebih mudah diketahui dan diingat kembali dari
    pada sebuah kata atau frase.
  4. Publisitas
    Periklanan sangat cocok dalam meningkatkan kesadaran karena periklanan
    memungkinkan pesan dan audiens mengalami kedekatan. Pada umumnya iklan
    merupakan suatu cara efisien untuk memberikan penampakan.
  5. Sponsor Kegiatan
    Peran utama dari sebagian besar sponsor kegiatan adalah menciptakan atau
    memelihara kesadaran. Oleh karena itu seseorang dapat mengenali suatu merek
    secara langsung di televisi, dan dari orang lain yang melihat langsung dari suatu
    kegiatan.
  6. Pertimbangan Perluasan Merek
    Salah satu cara untuk mendapatkan pengingatan kembali merek adalah dengan
    meletakkan merek tersebut pada merek lain.
  7. Menggunakan Tanda-Tanda / Isyarat (Cues)
    Kampanye atau iklan pada brand awareness kadang bisa membantu dengan
    memberi tanda-tanda pada produk tersebut, merek atau keduanya untuk
    memberi tanda yang mengarahkan pada suatu kampanye atau iklan.