Lingkungan Kerja


Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor utama yang harus di
perhatikan oleh Perusahaan karena berkaitan erat dengan tinggi rendahnya
semangat kerja karyawan, jika lingkungan kerjanya suatu Perusahaan baik maka
timbulnya rasa semangat kinerja karyawan yang tinggi maka akan dapat
meningkatkan produktivitas pada karyawan.
Menurut Schultz (2017) lingkungan kerja diartikan sebagai suatu kondisi
yang berkaitan dengan ciri-ciri tempat bekerja terhadap perilaku dan sikap
pegawai dimana hal tersebut berhubungan dengan terjadinya perubahan-
perubahan psikologis karena hal-hal yang dialami dalam pekerjaanya atau dalam
keadaan tertentu yang harus terus diperhatikan oleh organisasi yang mencakup
kebosanan bekerja, pekerjaan yang monoton dan kelelahan.
Menurut Sedarmayanti (2019) lingkungan kerja adalah keseluruhan alat
perkakas dan bahan yang dihadapi, lingkungan sekitarnya dimana seseorang
bekerja, metode kerjanya, serta pengaturan kerjanya baik sebagai perseorangan
maupun sebagai kelompok.
Menurut Leblebici dalam Aspiyah (2016) mengatakan bahwa mencapai
produktivitas karyawan yang tinggi, suatu organisasi harus memastikan bahwa
lingkungan fisik akan menghasilkan kebebasan dan interaksi yang memfasilitasi
kebutuhan organisasional, formalitas dan informalitas, kemampuan dan
kedisiplinan.
Menurut Sedamayanti dalam Panjaitan (2017) menyatakan lingkungan
kerja secara fisik dalam arti semua keadaan yang terdapat di sekitar karyawan
baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Dapat disimpulkan bahwa
lingkungan kerja meliputi lingkungan kerja fisik dan non fisik. Lingkungan kerja
fisik yaitu kondisi berbentuk dimana terdapat pada tempat kerja yang dapat
mempengaruhi kerja karyawan maupun secara langsung atau tidak langsung.
Lingkungan non fisik ialah dimana keadaan terjadi berkaitan dengan hubungan
kerja dengan rekan kerja, atasan maupun bawahan.