Faktor-faktor Lingkungan Kerja


Sedarmayanti dalam Chonstantia (2015) mengungkapkan bahwa
faktor yang berkaitan dengan lingkungan organisasi untuk mendukung
keberhasilan dan kemajuan perusahaan yaitu hubungan kerja, tingkat
kebisingan lingkungan kerja, peraturan kerja, penerangan, siklus udara,
serta keamanan, yang akan dijabarkan sebagai berikut :

  1. Hubungan Kerja
    Hubungan kerja merupakan seluruh instrumen sumber daya manusia
    yang ada dalam perusahaan yang menciptakan menciptakan suasana,
    iklim, dan hubungan kerja yang kondusif agar tercapainya pekerjaan
    yang efisien dalam prosedur pelaksanaan.
  2. Tingkat Kebisingan Lingkungan Kerja
    Kebisingan lingkungan kerja adalah semua bunyi atau suara yang tidak
    dikehendaki yang dapat mengganggu konsentrasi kerja. Sifat suatu
    kebisingan ditentukan oleh intensitas suara, frekuensi suara, dan waktu
    terjadinya kebisingan.
  3. Peraturan Kerja
    Peraturan merupakan tahapan dalam tata kerja tentang bagaimana
    mengelola sebuah pekerjaan, yang mengandung pengertian tentang apa,
    untuk apa, dan bagaiman pekerjaan harus diselesaikan sehingga
    membentuk suatu pola yang dapat dengan tepat menyelesaikan sebuah
    pekerjaan.
  4. Penerangan
    Penerangan yang baik adalah penerangan yang memungkinkan tenaga
    kerja melihat pekerjaan dengan teliti, cepat dan tanpa upaya yang tidak
    perlu. Penerangan yang cukup dan diatur secara baik juga akan
    membantu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman.
  5. Siklus Udara
    Untuk memberikan kenyamanan selama bekerja, udara di tempat kerja
    harus mempunyai sirkulasi yang baik. Apabila udara di tempat bekerja
    tidak bersirkulasi secara optimal maka akan mempercepat proses
    kelelahan dan mengganggu kinerja.
  6. Keamanan
    Lingkungan yang tidak aman sering juga dipicu oleh adanya kelalaian
    pengawas maupun manager dalam mengawasi. Kondisi ini harus
    diperhatikan karena untuk menjaga tempat dan kondisi lingkungan
    kerja agar tetap aman