Lingkungan kerja yang ada didalam sebuah perusahaan sangat penting untuk
mendapatkan perhatian oleh para pimpinan perusahaan karena lingkungan kerja
yang kondusif dan nyaman akan memberikan pengaruh terhadap efektivitas dan
produktivitas karyawan yang ada di perusahaan tersebut.
Menurut Sedarmayanti (2012: 21) lingkungan kerja terbagi menjadi dua
bagian, yaitu:
- Lingkungan Kerja Fisik
Lingkungan kerja fisik adalah semua keadaan yang berbentuk fisik yang
terdapat di sekitar tempat kerja yang dapat mempengaruhi karyawan baik
secara langsung maupun tidak langsung., lingkungan kerja fisik dibagi
menjadi dua kategori, yaitu:
a. Lingkungan yang langsung berhubungan dengan karyawan, seperti: pusat
kerja, kursi, meja, dan sebagainya.
b. Lingkungan perantara atau lingkungan umum dapat juga disebut
lingkungan kerja yang mempengaruhi kondisi manusia, misalnya:
temperatur, kelembaban, sirkulasi udara, pencahayaan, kebisingan,
getaran mekanis, bau tidak sedap, warna dan lain-lain.
Faktor–faktor lingkungan kerja fisik yang dapat mempengaruhi lingkungan
kerja adalah sebagai berikut:
a. Penerangan
Penerangan sangat besar manfaatnya bagi karyawan guna mendapat
keselamatan dan kelancaran bekerja. Oleh sebab itu perlu
diperhatikan adanya penerangan (cahaya) yangyang baik. Tidak
terlalu terang karena akan menyilaukan mata para karyawan,
ataupun cahaya yang kurang jelas (redup), sehingga pekerjaan akan
lambat, banyak mengalami kesalahan, dan pada akhirnya
menyebabkan kurang efisien dalam melaksanakan pekerjaan.
b. Pewarnaan
Masalah pewarnaan dalam ruang kerja terkadang sering dianggap
remeh oleh sebagian orang. Padahal sebenarnya pewarnaan ruangan
dapat mempengaruhi suasana hati seseorang sehingga berdampak
pula terhadap kinerja kerjanya. Untuk ruangan kerja sebaiknya
diberikan warna-warna yang lembut sehingga dapat memberikan
efek tenang dan nyaman bagi karyawan dalam bekerja.
c. Suhu Udara
Oksigen merupakan gas yang dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk
menjaga kelangsungan hidup, yaitu untuk proses metabolisme.
Udara di sekitar dikatakan kotor apabila kadar oksigen, dalam udara
tersebut telah berkurang dan telah bercampur dengan gas atau bau –
bauan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Rasa sejuk dan segar
dalam bekerja akan membantu mempercepat pemulihan tubuh akibat
lelah setelah bekerja.
d. Suara Bising
Suara bising merupakan suara yang bunyinya sangat mengganggu
karyawan dalam bekerja. Suara bising tersebut dapat merusak
konsentrasi kerja karyawan, sehingga kinerja karyawan menjadi
tidak optimal. Oleh karena itu, setiap organisasi harus dapat
meminimalisasikan suara bising tersebut didalam lingkungan kerja.
Hal ini diharapkan dapat membantu karyawan dalam meningkatkan
kinerja kerjanya.
e. Keamanan Kerja
Rasa aman bagi karyawan sangat berpengaruh terhadap semangat
kerja dan kinerja kerjanya. Dalam hal ini, yang dimaksud keamanan
yaitu keamanan yang dapat dikategorikan kedalam lingkungan kerja
fisik. Guna menjaga tempat dan kondisi lingkungan kerja tetap
dalam keadaan aman maka perlu diperhatikan adanya
keberadaannya. Salah satu upaya untuk menjaga keamanan di
tempat kerja adalah memanfaatkan tenaga Satuan Petugas
Keamanan. Jika suatu organisasi dapat mempertahankan tingkat
keamanan di lingkungan mereka, maka karyawan pun pasti akan
merasa aman, nyaman dan semangat dalam melakukan pekerjaan
nya. Sehingga diharapkan berdampak baik pula terhadap kinerja
kerja mereka.
f. Kebersihan
Lingkungan kerja yang bersih akan menciptakan keadaan
disekitarnya menjadi sehat. Oleh karena itu, setiap organisasi
hendaknya selalu memperhatikan dan menjaga kebersihan di
lingkungan kerja mereka. Dengan adanya lingkungan kerja yang
bersih, karyawan akan merasa senang dan nyaman berada di tempat
kerjanya.
g. Ruang Gerak
Sebaiknya karyawan yang bekerja mendapatkan tempat yang cukup
untuk melaksanakan pekerjaan atau tugas nya. Karyawan tidak
mungkin bekerja secara tenang dan maksimal apabila tempat kerja
yang tersedia tidak dapat memberikan kenyamanan. Dengan
demikian, ruang kerja bagi karyawan seharusnya direncanakan
terlebih dahulu agar karyawan dapat bekerja dengan baik. - Lingkungan Kerja Non Fisik
Lingkungan kerja non fisik adalah semua keadaan yang terjadi yang
berkaitan dengan hubungan kerja, baik hubungan dengan atasan maupun
hubungan dengan sesama rekan kerja, ataupun hubungan dengan
bawahan. Lingkungan non fisik ini juga merupakan kelompok
lingkungan kerja yang tidak bisa diabaikan
