Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja


Dalam (Mangkunegara:2017:15) Faktor dari kinerja terdiri dari faktor
internal dan faktor eksternal;.
Faktor Internal (disposisional) merupakan faktor yang dihubungkan dengan
karakteristik seseorang. Bila kinerja seseorang baik disebabkan karena memiliki
kemampuan tinggi bisa disebut tipe pekerja keras, sedangkan seseorang
mempunyai kinerja tidak baik disebabkan orang tersebut mempunyai kemampuan
rendah dan orang tersebut tidak memiliki upaya-upaya untuk memperbaiki
kemampuannya.
Faktor Eksternal yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan
biasanya berasal dari lingkungan. Seperti sikap, perilaku, dan tindakan-tindakan
teman kerja, bawahan atau pimpinan, iklim organisasi, dan faslitas kerja. Faktor
internal dan faktor eksternal ini artinya jenis-jenis item yang mempengaruhi kinerja
karyawan. Jenis-jenis item yang dibuat para karyawan memiliki sejumlah akibat
secara psikis dan berdasrkan kepada tindakan. Seorang karyawan yang menganggp
kinerjanya baik jika berasal dari faktor-faktor internal seperti kemampuan atau
upaya, diduga orang trsebut akan mengalami lebih banyak perasaan positif tentang
kinerjanya dibandingkan dengan jika karyawan tersebut menghubungkan
kinerjanya yang baik dengan faktor eksternal. Menurut (Muzerika, 2018) Terdapat
delapan faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan pada suatu organisasi
atau perusahaan, yaitu :
1) Gaji atau upah.
Gaji merupakan bayaran yang diterima oleh karyawan sebagai
bentuk balas jasa dari perusahaan.
2) Tunjangan (benefit)
Tunjangan merupakan bagian dari kompensasi yang diterima oleh
karyawan dan jumlahnya bisa langsung diketahui.
3) Jaminan sosial.
Jaminan sosial merupakan unsur jaminan untuk karyawan demi
manjaga keamanan dan keselamatan.
4) Analisis pekerjaan.
Analisis pekerjaan merupakan suatu proses menentukan suatu
pekerjaan demi tujuan tertentu.
5) Lingkungan kerja.
Lingkungan kerja merupakan lingkungan yang berada di sekitar
karyawan biasanya menjadi ukuran nyaman atau tidak nya
karyawan tersbeut.
6) Iklim kerja.
Iklim kerja merupakan kondisi pekerjaan yang sewaktu-waktu
dapat berubah.
7) Kepemimpinan.
Kepemimpinan merupakan suatu dukungan untuk mengarahkan
karyawan agar tujuan bisa tercapai dengan baik.
8) Alat pendukung.
Alat pendukung merupakan alat-alat atau sarana yang disediakan
perusahaan untuk karyawan yang biasanya digunakan untuk
mendukung pekerjaan.
Indikator-indikator kinerja
Menurut Afandi (2018:89) indikator-indikator kinerja pegawai adalah sebagai
berikut :

  1. Kuantitas hasil kerja
    Segala macam bentuk satuan ukuran yang berhubungan dengan
    jumlah hasil kerja yang bisa dinyatakan dalam ukuran angka atau
    padanan angka lainnya.
  2. Kualitas hasil kerja
    Segala macam bentuk satuan ukuran yang berhubungan dengan
    kualitas atau mutu hasil kerja yang dapat dinyatakan dalam ukuran
    angka atau padanan angka lainnya.
  3. Efesiensi dalam melaksanakan tugas
    Berbagai sumber daya secara bijaksana dan dengan cara yang hemat
    biaya.
  4. Disiplin kerja
    Taat kepada hukum dan peraturan yang berlaku .
  5. Inisiatif
    Kemampuan untuk memutuskan dan melakukan sesuatu yang benar
    tanpa harus diberi tahu, mampu menemukan apa yang seharusnya
    dikerjakan terhadap sesuatu yang ada di sekitar, berusaha untuk terus
    bergerak untuk melakukan beberapa hal walau keadaan terasa
    semakin sulit.
  6. Ketelitian
    Tingkat kesesuaian hasil pengukuran kerja apakah kerja itu udah
    mencapai tujuan atau belum.
  7. Kepemimpinan
    Proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada
    pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
  8. Kejujuran
    Salah satu sifat manusia yang cukup sulit untuk diterapkan.
  9. Kreativitas
    Proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau yang
    melibatkan pemunculan gagasan