Munawir (2012), tujuan analisis kinerja keuangan dari suatu perusahaan
adalah:
1) Untuk mengetahui tingkat Likuiditas suatu perusahaan, yaitu
kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban saat ditagih.
2) Untuk mengetahui tingkat Leverage suatu perusahaan, yaitu
kemampuan untuk memenuhi kewajiban keuangan bila perusahaan
terkena likuidasi baik jangka panjang atau jangka pendek.
3) Untuk mengetahui tingkat profitabilitas perusahaan, yaitu
kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba selama periode
tertentu.
4) Untuk mengetahui stabilitas usaha perusahaan,yaitu kemampuan
untuk melakukan usahanya dengan stabil yang diukur dengan
pertimbangan kemampuan perusahaan membayar beban bunga atas
hutangnya, termasuk kemampuan perusahaan membayar deviden
secara teratur kepada pemegang saham tanpa mengalami hambatan.
Prastowo (2011) menyatakan ada lima teknik analisis yang dapat digunakan:
- Profitabilitas, menunjukan kemampuan perusahaan menghasilkan
keuntungan (laba). - Solvabilitas/ leverage (struktur modal), yang mengukur kemampuan
suatu perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjang atau
mengukur tingkat proteksi kreditor jangka panjang. - Likuditas, yang mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam
memenuhi kewajiban jangka pendek. - Aktivitas, mengukur seberapa efektif perusahaan memanfaatkan segala
sumber daya yang dimiliki. - Pasar/ Investasi, merupakan rasio yang mengukur kemampuan
perusahaan dalam memberikan kembalian atau imbalan kepada para
pemberi dana, khususnya investor yang ada di pasar modal dalam
jangka waktu tertentu.
