Biaya lingkungan merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan
berkaitan dengan kerusakaan lingkungan dan perlindungan terhadap lingkungan .
Perlakuan akuntansi atas biaya lingkungan sebagai beban periodik yang dicatat pada
kelompok biaya administrasi dan umum pada laporan laba rugi. Sistem akuntansi
yang didalamnya mengungkapkan akun-akun terkait dengan biaya lingkungan disebut
sebagai akuntansi lingkungan atau green accounting. Biaya lingkungan mencakup
biaya internal yang berhubungan dengan pengurangan proses produksi untuk
mengurangi dampak pada lingkungan, dan biaya eksternal yang berhubungan dengan
perbaikan kerusahan lingkungan akibat limbah hasil produksi perusahaan (susenohaji
2013). Menurut (Suseno haji, 2003; Moedjanarko & Frisko, 2013; Debora &
Ismail,2013) cakupan dari biaya lingkungan yakni :
- Biaya pencegahan, yaitu biaya yang dikeluarkan untuk produksi limbah dan
sampah yang dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan. Contoh biaya
pencegahan yaitu biaya sleksi pemasok, biaya sleksi alat pengendali polusi, biaya
trening karyawan dll. - Biaya deteksi lingkungan, biaya yang dikeluarkan untuk aktivitas dalam
menentukan apakah aktivitas perusahaan, produk dan proses telah memenuhi
standar lingkungan atau tidak. Contohnya biaya pengukuran tingkat pencemaran,
pengujian pencemaran, pemeriksaan dan proses. Dll - Biaya kegagalan internal lingkungan, yaitu biaya yang dikeluarkan untuk aktivitas
yang dilakukan karena diproduksinya limbah, namun tidak membuang limbah ke
lingkungan luar. Contoh: biaya operasional peralatan mengurangi atau menghilang
polusi, pengolahan dan pembuangan limbah, pemeliharaan peralatan, daur ulang
sisa bahan, dll - Biaya kegagalan eksternal lingkungan, yaitu biaya yang dikeluarkan untuk
aktivitas yang dilakukan akibat hasil limbah atau sampah yang dibuang ke dalam
lingkungan.
a. Biaya kegagalan eksternal yang direalisasikan yaitu biaya yang harus
dikeluarkan dan dibayarkan oleh perusahaan. Contohnya biaya untuk
membersikah danau atau tanah yang tercemar dan hilangnya penjualan karena
reputasi perusahaan yang buruk.
b. Biaya kegagalan eksternal yang tidak direalisasi atau biaya sosial, yaitu biaya
sosial yang disebabkan oleh perusahaan tetapi dibayarkan atau dialami oleh
pihak-pihak luar. Contohnya biaya perawatan medis karena kerusakan
lingkungan, rusaknya ekosistem, hilangnya lapangan pekerjaan
