Kepercayaan merupakan peranan penting dalam sebuah
hubungan sosial. Seorang individu memiliki kecenderungan menilai
orang lain dan memutuskan apakah akan mempercayai orang
tersebut atau tidak saat menjalin interaksi.
Menurut Mayer, Davis dan Schoorman (1995) kepercayaan
adalah kesediaan seseorang untuk menjadi rentan terhadap tindakan
pihak lain berdasarkan harapan bahwa yang lain akan melakukan
tindakan tertentu yang penting untuk trustor, terlepas dari
kemampuan untuk memantau atau untuk mengontrol pihak lain.
Kepercayaan refleksi sebuah harapan, asumsi atau keyakinan
sesorang tentang kemungkinan bahwa tindakan seseorang dimasa
mendatang akan bermanfaat baik dan tidak merusak
kepentingannya.
Menurut Lewicky dan Wiethoff (2000) mendeskripsikan
kepercayaan sebagai keyakinan individu dan kemauan untuk
bertindak atas dasar kata-kata, tindakan dan keputusan orang lain.
Hal yang dapat menyebabkan seseorang mempercayai orang lain
yaitu berkembangnya system kepercayaan melalui pengalaman
hidup seseorang, aturan atau norma yang ada pada lembaga atau
masyarakat dan adanya pengalaman saat menjalin hubungan
