Niat pembelian adalah perilaku konsumen yang muncul sebagai respon
terhadap objek yang menunjukkan keinginan seseorang untuk melakukan
pembelian. Menurut Kotler dan Keller (2016:468) niat beli adalah seberapa besar
kemungkinan pelanggan membeli suatu merek dan jasa atau seberapa besar
kemungkinan pelanggan akan berpindah dari satu merek ke merek lain. Menurut
Schiffman dan kanuk dalam Rosdiana dan Haris (2018) niat beli konsumen
merupakan segi psikologis yang memberikan pengaruh lumayan signifikan pada
perilaku dalam bersikap, penilaian konsumen pada produknya yang bergantung
kepada wawasan terkait informasi perihal fungsi suatu produknya. Niat beli ini
menciptakan suatu motivasi yang terus terekam dalam benaknya dan menjadi suatu
keinginan yang sangat kuat yang pada akhirnya ketika seorang konsumen harus
memenuhi kebutuhannya akan mengaktualisasikan apa yang ada didalam benaknya
itu.
