Website atau web merupakan salah satu jaringan internet yang digunakan
sebagai sumber untuk mengoperasikan web, yang saat ini berkembang dengan
pesat (Nurwansyah, 2010). Informasi pada website didistribusikan pada dengan
menggunakan pendekatan hypertext (teks pendek sebagai acuan untuk membuka
dokumen lain), dimana orang dapat memperoleh informasi dengan cara meloncat
dari dokumen satu ke dokumen yang lainnya yang dapat diakses oleh semua orang
di seluruh dunia. Menurut pendapat dari (Anwariningsih, 2016) Aplikasi web
dibagi menjadi dua jenis yang meliputi statis dan dynamic. Statis ialah website
yang isinya tetap atau jarang diubah karena sifatnya tidak interaktif atau satu arah,
misalnya personal web. Sedangkan dynamic ialah website yang isisnya sering
diubah karena sifatnya interaktif atau dua arah, misalnya e-commerce, e-new,
portal dan lain sebagainya. Website yang digunakan dalam pembahasan ini yaitu
e-commerce dengan, menggunakan website dynamic yang digunakan untuk
komunikasi dua arah. Pada e-commerce, situs web memainkan peran penting
dalam menarik, mempertahankan, dan mempertahankan minat konsumen pada
toko online di sebuah situs agar membuat konsumen tertarik.
Menurut (Nabilah, 2018) kualitas website merupakan kumpulan dari
halaman yang menampilkan informasi data teks, gambar, video dan lain
sebagainya dengan tampilan yang mudah, lengkap dan menarik diaplikasikan oleh
semua orang dengan mutu sesuai dengan manfaatnya. Informasi dalam hal ini
mengenai cara bertransaksi online, serta informasi tentang produk produk dan jasa
pada website belanja online. Sedangkan menurut (Razak, Ahmad, & Marimuthu,
2016) menyatakan bahwa website yang berkualitas itu adalah dengan membangun
komprasi kualitas system, dan kualitas layanan dengan informasi yang akurat.
Kualitas website sangat penting dalam marketplace karena dengan adanya semua
kegiatan mulai dari promosi sampai pembayaran bahkan pengiriman produk
menggunakan website. Model website quality merupakan salah satu alat diantara
beberapa metode lainnya, website quality mengukur kesesuaian informasi dengan
tugas, interaksi, kepercayaan, waktu respon, desain intuitiveness (mampu)
mrnggerakkan hati), daya tarik visual, daya inovasi, daya tarik emosional,
komunikasi terintegrasi, proses bisnis dan substitutability. Dengan begitu maka,
jika kualitas website dan penggunanya dapat mengaplikasikannya dengan mudah
efektif serta efisien akan menciptakan respon baik dari konsumen
