Faktor Pengontrol Niat Pembelian


Ajzen (2005), menjelaskan bahwa terdapat faktor yang membuat
seseorang dapat mencapai tujuan atau mewujudkan sebuah perilaku. Faktor
tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Faktor Internal
    Faktor internal menyangkut faktor didalam diri individu yang dapat
    mempengaruhi seseorang dalam menampilkan suatu perilaku tertentu.
    a. Informasi, keterampilan dan kemampuan
    Seseorang yang memiliki intensi untuk melakukan sebuah perilaku akan
    mencari informasi, keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk
    melakukan perilaku tertentu.
    b. Emosi dan kompulsi
    Ketidakcukupan keterampilan, kemampuan dan informasi menyebabkan
    masalah kontrol perilaku, tetapi dapat diasumsikan bahwa masalah ini
    dapat diatasi. Namun sebaliknya, beberapa tipe perilaku adalah subyek
    yang memaksa yang terlihat jauh diluar kontrol.
  2. Faktor Eksternal
    Faktor eksternal ini menyangkut faktor diluar individu yang mempengaruhi
    kontrol seseorang terhadap perilaku yang akan dilakukannya. Faktor ini
    menentukan faktor apa yang memfasilitasi atau mengintervasi perilaku.
  3. Kesempatan
    Kurangnya kesempatan dapat mengurangi untuk mewujudkan suatu
    perilaku. Dalam keadaan seperti ini seseorang berusaha untuk
    mewujudkan intensi namun gagal karena keadaan lingkungan sekitar
    menghalanginya. Walaupun intensi langsung akan terpengaruh, keinginan
    dasar untuk melakukan sebuah perilaku tidak harus diubah. Lingkungan
    menghambat perilaku untuk mewujudkan perilaku dan akan memaksa
    untuk merubah rencana, namun tidak terlalu dapat merubah intensi
    seseorang.
  4. Ketergantungan pada yang lain
    Pada saat perwujudan perilaku tergantung pada tindakan orang lain, ada
    potensi kontrol yang tidak sempurna terhadap perilaku atau tujuan. Sebuah
    kontrol baik mengenai ketergantungan perilaku adalah kasus kerjasama.
    Seseorang akan bisa bekerja sama dengan orang lain hanya jika orang
    tersebut juga berkeinginan untuk bekerja sama.
    Sama seperti waktu dan kesempatan, ketidakmampuan untuk berperilaku
    sesuai dengan intensi dikarenakan ketergantungan pada kebutuhan seseorang
    sesuai dengan intensi dikarenakan ketergantungan pada kebutuhan seseorang tidak
    mempengaruhi intensi dan motivasi. Seseorang yang menghadapi kesulitan yang
    berhubungan dengan ketergantungan interpersonal dapat membentuk perilaku
    yang diinginkan dalam kerjasama dengan rekan yang berbeda. Namun, hal ini
    tidak dapat terus menerus menjadi penyebab sebuah tindakan