Celebrity (Selebriti) dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia adalah orang terkenal atau masyhur. Menurut
Shimp (2003), selebriti adalah tokoh seperti aktor,
penghibur, atau atlet yang terkenal di masyarakat karena
prestasinya di dalam bidang-bidang yang berbeda dari
golongan produk yang didukung. Sedangkan
endorser
(pendukung) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah
orang yang mendukung, penyokong, pembantu, ataupun
penunjang.
Endorser atau istilah lainnya
spoken persons
yang juga bisa dikatakan sebagai juru bicara. Dalam Kamus
Besar Bahasa Indonesia, juru bicara adalah orang yang
kerjanya memberi keterangan resmi dan sebagainya
kepada umum yang mewakili suara kelompok atau
lembaga. Menurut Shimp (2014),
endorser adalah
pendukung iklan atau yang dikenal juga sebagai bintang
iklan untuk mendukung suatu produk. Shimp membagi
endorser dalam dua jenis, yaitu
Typical-Person Endorser
yang merupakan orang-orang biasa yang tidak terkenal
untuk mengiklankan suatu produk, dan
celebrity endorser
yang merupakan penggunaan orang terkenal
(Public
Figure) dalam mendukung suatu iklan. Kedua jenis
endorser tersebut memiliki atribut dan karakteristik yang
sama tetapi dibedakan hanya dalam penggunaan orang
sebagai pendukungnya, apakah tokoh yang digunakan
seorang tokoh terkenal atau tidak.
Menurut Shimp (2003),
celebrity endorser adalah
pendukung iklan yang menggunakan orang atau tokoh
terkenal dalam mendukung suatu produk yang di iklankan.
Royan (2005) juga mengemukakan, dalam beriklan tentu
saja selebriti diharapkan menjadi
endorser. Para
celebrity
endorser diharapkan menjadi juru bicara suatu produk
agar cepat melekat di benak konsumen, sehingga
konsumen mau membeli produk tersebut. Selain itu,
celebrity endorser bisa juga digunakan sebagai alat yang
tepat untuk mewakili segmen pasar yang dibidik. Oleh
sebab itu tidak heran ketika produk yang di iklankan
menggunakan banyak selebriti, masing-masing akan
mewakili segmen pasar yang dibidik.
