Menurut Kasmir (2011 : 104) analisis rasio keuangan adalah metode
analisis untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dalam neraca atau
laporan laba rugi secara individu atau pun secara kombinasi dari kedua laporan
tersebut dengan cara membandingkan angka-angka yang ada dalam laporan
keuangan dengan cara membagi satu angka dengan angka lainnya.
Hasil analisis rasio ini akan dapat menjelaskan atau memberi gambaran
kepada penganalisa tentang baik atau buruknya keadaan atau posisi keuangan
suatu perusahaan, terutama apabila angka rasio tersebut dibandingkan dengan
angka rasio pembanding yang digunakan sebagai standar, sehingga dengan
melakukan analisis rasio keuangan dimungkinkan akan dapat menentukan tingkat
likuiditas, solvabilitas, keefektifan operasi serta derajat keuntungan suatu
perusahaan atau profitabilitas perusahaan.
