Meskipun analisis rasio keungan dapat memberikan informasi yang
bermanfaat, tetapi analisis rasio keuangan juga masih memiliki keterbatasan.
Harahap (2008:298) menyebutkan beberapa keterbatasan analiisis rasio keuangan
yang harus di perhatikan dalam menganalisis laporan keuangan, antara lain
sebagai berikut :
1) Kesulitan dalam memilih rasio yang tepat yang dapat digunakan untuk
kepentingan pemakainya,
2) Keterbatasan yang dimiliki akuntansi atau laporan keuangan juga
menjadi keterbatasan teknik, seperti :
a. Bahan perhitungan rasio atau laporan keuangan banyak
mengandung taksiran atau judgement yang dapat dinilai bias,
b. Nilai yang terkandung dalam laporan keuangan dan rasio adalah
nilai perolehan bukan harga pasar,
c. Klasifikasi dalam laporan keuangan bisa berdampak pada rasio,
dan
d. Metode pencatatan yang tergambar dalam standar akuntansi bisa
diterapkanberbeda oleh perusahaan yang berbeda.
3) Jika data untuk menghitung rasio tidak tersedia, maka akan
menimbulkan kesulitan dalam menghitung rasio,
4) Sulit jika data yang tersedia tidak sinkron, dan
5) Dua perusahaan yang dibandingkan bisa saja memakai teknik atau
standar akuntansi yang tidak sama. Oleh karenanya, jika dipakai dapat
menimbulkan kesalahan
