Macam-Macam Laporan Keuangan


Laporan keuangan merupakan sebuah sumber informasi yang mengenai
kondisi perekonomian perusahaan, berikut merupakan macam-macam mengenai
laporan keuangan :

  1. Laporan Laba Rugi
    Laporan laba rugi dapat dikatakan laporan terpenting dalam sebuah
    informasi laporan tahunan. Laporan ini mencangkup aktivitas rutin dan
    tidak rutin. Terdapat tiga elemen pokok dalam laporan laba rugi yaitu
    pendapatan operasional, beban operasional, dan laba dan rugi (Loss and
    Gain). Pendapatan merupakan aset masuk atau aset yang nilai nya naik, dan
    hutang dapat berkurang. Isi laporan laba rugi yaitu (1) pendapatan
    operasional perusahaan; (2) hasil dari operasi yang diberhentikan; (3) item-
    item luar biasa bersih pajak pendapatan; (4) efek kumulatif perubahan
    prinsip akuntansi bersih pajak pendapatan; (5) laba bersih; (6) laba
    perlembar saham (Hanafi dan Halim, 2018: 55-56).
  2. Laporan Perubahan Ekuitas
    Laporan ini menghasilkan modal akhir yang akan digunakan atau diletakkan
    pada laporan posisi keuangan. Akun-akun yang terdapat pada laporan
    perubahan ekuitas ini adalah modal awal, prive, dividen, penerbitan modal
    saham. Menurut PSAK 1 (Revisi 2013) : Penyajian Laporan Keuangan,
    laporan perubahan ekuitas untuk suatu periode tertentu berisikan informasi
    sebagai berikut (Martani, 2016: 128) :
    a) Total laba rugi komprehensif, dengan penyajian terpisah untuk jumlah
    yang dialokasikan untuk pemilik induk perusahaan dan alokasi untuk
    kepentingan non-pengendali.
    b) Dampak setiap pengaruh penerapan retrospektif atau penyajian
    kembali untuk setiap komponen ekuitas.
    c) Rekonsiliasi atas perubahan selama periode berjalan untuk setiap
    komponen ekuitas yang dihasilkan dari laba atau rugi.
    d) Dividen yang diakui dan jumlah dividen per saham.
  3. Laporan Posisi Keuangan
    Laporan posisi keuangan yang biasa dikenal dengan laporan neraca.
    Laporan ini memberikan sebuah informasi secara langsung mengenai hal
    seluruh aspek. Terdapat bagian debit dan kredit yang harus balance.
    Informasi posisi keuangan entitas terdiri dari informasi akun pokok yaitu
    aset (harta), ekuitas (modal), dan liabilitas (kewajiban/hutang) pada tanggal
    tertentu yang disajikan pada laporan posisi keuangan (Rahayu, 2020: 87).
    Terdapat beberapa metode pada laporan ini yaitu historical cost, current
    cost, current exit value, net realizable value, present value.
  4. Laporan Arus Kas
    Laporan arus kas merupakan Laporan arus kas adalah suatu laporan tentang
    aktivitas penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan selama periode
    tertentu, beserta penjelasan tentang sumber-sumber penerimaan dan
    pengeluaran kas. Menurut Hery (2017: 215) laporan arus kas melaporkan
    kas masuk dan kas keluar yang digunakan manajemen untuk mengevaluasi
    kegiatan operasional, merencanakan aktivitas investasi dan pembiayaan
    yang akan datang. Laporan arus kas merupakan sebuah laporan yang hanya
    berkaitan mengenai kas dalam transaksi perusahaan, yang bersangkutan
    dengan uang yaitu penerimaan dan pengeluaran kas. Terdapat dua metode
    dalam penyusunan laporan arus kas yaitu metode secara langsung dan
    metode secara tidak langsung. Pada kedua metode ini terdapat tiga
    perhitungan yaitu aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas
    pendanaan. Namun, untuk perhitungan dari ketiga aktivitas tersebut cara
    pengerjaannya dalam metode memiliki perbedaan.
    Menurut Martani (2016: 147) tujuan dari laporan arus kas yang berguna
    untuk investor, kreditur, pengguna lain laporan keuangan adalah sebagai
    berikut :
    a) Mengevaluasi kemampuan entitas dalam menghasilkan kas dan setara
    kas, waktu, dan kepastian dalam menghasilkannya
    b) Mengevaluasi dalam struktur keuangan entitas (termasuk liabilitas dan
    solvabilitas) dan kemampuannya dalam memenuhi kewajiban dan
    membayar dividen.
    c) Memahami pos yang menjadi selisih antara laba rugi periode berjalan
    dengan arus kas neto dari kegiatan operasi.
    d) Membandingkan kinerja operasi antar-entitas yang berbeda, karena
    arus kas neto dari laporan arus kas tidak dipengaruhi oleh perbedaan
    pilihan metode akuntansi dan pertimbangan manajemen.
    e) Memudahkan pengguna laporan untuk mengembangkan model untuk
    menilai dan membandingkan nilai kini arus kas masa depan antar-
    entitas yang berbeda.
  5. Catatan atas Laporan Keuangan
    Catatan atas Laporan Keuangan merupakan informasi mengenai penjelasan
    dari laporan keuangan