Menurut Subramanyam (2017: 36) rasio keuangan merupakan alat
untuk memberikan pandangan mengenai kondisi yang mendasarinya. Rasio,
apabila diinterpretasikan dengan tepat, mengidentifikasi area yang
memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Analisis rasio dapat mengungkapkan
hubungan penting dan dasar perbandingan dalam mengungkapkan kondisi
dan tren yang sulit dideteksi dengan memeriksa setiap komponen yang
membentuk rasio tersebut.
Menurut Hery (2016: 138) rasio keuangan adalah suatu perhitungan
rasio dengan menggunakan laporan keuangan yang berfungsi sebagai alat
ukur dalam menilai kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Rasio
keuangan merupakan angka yang diperoleh dari hasil perbandingan antara
satu pos laporan keuangan dengan pos lainnya yang mempunyai hubungan
yang relevan dan signifikan.
Menurut Kasmir (2017: 104) rasio keuangan merupakan kegiatan
membandingkan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan dengan
cara membagi satu angka dengan angka lainnya. Kemudian angka yang
diperbandingkan dapat berupa angka-angka dalam satu periode maupun
beberapa periode. Hasil rasio keuangan ini digunakan untuk menilai kinerja
manajemen dalam suatu periode apakah mencapai target seperti yang telah
ditetapkan. Kemudian juga dapat dinilai kemampuan manajemen dalam
memberdayakan sumber daya perusahaan secara efektif.
