Dalam buku karangan (Harahap, 2010:141) APB Statement No.4
dijelaskan beberapa prinsip atau sifat dan elemen dasar dari akuntansi (keuangan).
Prinsip-prinsip ini mendasari setiap sifat dan ciri laporan keuangan dan output
akuntansi lainnya. Prinsip itu adalah sebagai berikut:
- Accounting Entity (entitas)
Yang menjadi fokus perhatian akuntansi adalah “entity” tertentu atau
lembaga tertentu yang akan dilaporkan,bukan lembaga lainnya. - Going Concern (Kontinuitas operasi)
Dalam penyusunan laporan keuangan harus dianggap bahwa perusahaan
(entity) yang dilaporkan terus beroperasi di masa-masa yang akan datang.
Jika perusahaan dianggap tidak mampu melanjutkan usahanya harus
diungkapkan oleh akuntan. - Measurement (Pengukuran)
Akuntansi adalah sebagai media pengukuran sumber-sumber ekonomi
(Economy Resource) dan Keawajiban (Liability).Akuntansi harus
mengukur hasil transaksi, ukuran yang dipakai adalah unit moneter. - Time Period (Periode Waktu)
Laporan keuangan menyajikan informasi untuk waktu atau periode
tertentu.Laporan harus memiliki batas waktu yang jelas. - Monetary Unit (Unit Moneter)
Pengukuran transaksi adalah dalam bentuk nilai atau unit uang. - Accrual
Penentu pendapatan dan biaya dari posisi harta dan kewajiban ditetapkan
berdasarkan kejadian tanpa melihat apakah transaksi pembayaran atau
penerimaan kas telah dilakukan atau belum. - Excahange Price (Harga Pertukaran)
Nilai yang terdapat dalam laporan keuangan didasarkan pada harga
pertukaran pada saat terjadinya transaksi. - Aproximation (Penaksiran)
Dalam akuntansi tidak dapat dihadirkan penaksiran-penaksiran.Seperti
taksiran harga,pemilihan prinsip,dan sebagainya. - Judgement (Pertimbangan)
Dalam penyusunan laporan keuangan banyak diperlukan petimbangan-
pertimbangan berdasarkan keahlian, baik pertimbangan memilih alternatif
prinsip maupun pemilihan cara penyajian dalam laporan keuangan. - General Purpose (Bertujuan Umum)
Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan yang dihasilkan
akuntansi keuangan ditujukan buat pemakai secara umum, bukan pemakai
khusus. - Interrelated Statement (laporan yang sangat terkait)
Neraca, Daftar Laba/Rugi dan Laporan Sumber dan Penggunaan Kas
mempunyai hubungan yang sangat erat dan berkaitan.Angka dan neraca
laba/rugi saling terkait. - Subtance Over Form
Akuntansi lebih menekankan kenyataan ekonomis suatu kejadian daripada
bukti legalnya atau formalnya. - Materiality (materialitas)
Laporan keuangan hanya memuat informasi yang dianggap penting. Dan
dalam setiap pertimbangan yang dilakukannya tetap melihat
signifikansinya secara umum.Indikator materialitasnya adalah dikalikan
dengan dampaknya terhadap laporan keuangan.
