Komitmen


Menurut Masram dan Mu’ah (2017:89) komitmen organisasi secara umum
dapat diartikan sebagai keterikatan karyawan pada organisasi di mana karyawan itu
bekerja. Menurut Robbins dalam Suparyadi (2015:451) komitmen sebagai suatu
keadaan di mana seorang individu memihak organisasi serta tujuan-tujuan dan
keinginannya untuk mempertahankan keanggotaannya dalam organisasi.
Ivancevich et. al. (Priansa, 2016:233) menyatakan bahwa komitmen
organisasional merupakan suatu rasa identifikasi, keterlibatan dan kesetiaan yang
diekspresikan oleh karyawan terhadap organisasinya. Menurut Tewal (2017:92)
komitmen organisasional sebagai suatu sikap mencerminkan keinginan kuat untuk
tetap sebagai anggota organisasi tertentu dan keinginan untuk berusaha keras sesuai
tujuan organisasi.
Luthans dalam Priansa (2016:76) mengatakan bahwa sebagai suatu sikap,
maka komitmen organisasi sering didefinisikan sebagai:

  1. Keinginan kuat untuk tetap menjadi bagian dari anggota organisasi
    tertentu,
  2. Keinginan untuk berusaha keras sesuai keinginan organisasi,
  3. Keyakinan tertentu dan penerimaan nilai-nilai dan tujuan-tujuan
    organisasi.