Indikator Kinerja Karyawan


Menurut Mangkunegara (2017: 75), kinerja karyawan dapat diukur dalam
beberapa hal. Ukuran tersebut mencerminkan besar kecilnya kinerja. unsur-unsur
yang dinilai adalah:

  1. Kualitas kerja mencerminkan mutu standar yang telah ditentukan
    sebelumnya, biasanya disertai dengan peningkatan, ketepatan, ketelitian
    dan keberhasilan.
  2. Kuantitas kerja mencerminkan peningkatan volume atau jumlah dari suatu
    kegiatan yang menghasilkan penyelesaian kerja dengan ekstra. Kuantitas
    kerja dapat diukur dengan melalui penambahan atas nilai fisik dari hasil
    kerja sebelumnya.
  3. Inisiatif kerja sendiri sering mengikuti intruksi, kehati-hatian dan
    kerajinan.
  4. Sikap kerja sendiri dari sikap terhadap perusahaan, karyawan lain,
    pekerjaan serta kerja sama.
    Sedangkan standar pengukuran prestasi kerja menurut Sutrisno (2011:
    180), yaitu:
  5. Kuantitas kerja adalah jumlah kerja yang dilaksanakan oleh seseorang
    pegawai dalam suatu priode tertentu.
  6. Kualitas kerja adalah mutu seorang karyawan atau pegawai dalam hal
    melaksanakan tugas-tugasnya meliputi kesesuaian, kerapian dan
    kelengkapan.
  7. Pengetahuan tentang pekerjaan adalah segala sesuatu yang dia ketahui dan
    dia mampu untuk mengerjakan pekerjaannya dan tanggung jawabnya.
  8. Pendapat atau pernyataan yang disampaikan.
  9. Keputusan yang di ambil
  10. Perencanaan kerja adalah suatu proses mempersiapkan usaha atau kegiatan
    yang akan dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai suatu
    tujuan yang telah ditentukan sebelumnya oleh pimpinan.
  11. Daerah organisasi kerja adalah lingkungan perusahaan yang memiliki
    tujuan yang sama dalam tercapainya suatu tujuan perusahaan.