Cognitive Bias dalam Behavior Finance


Berikut ini merupakan beberapa bias yang dapat mempengaruhi keputusan
perilaku manusia pada umumnya.
a. Heuristic
Untuk menyedehanakan proses pengambilan keputusan investor cenderung
membuat “rule of thumb” atau aturan standard yang sederhana untuk mengambil
keputusan. Dengan kata lain, heuristik merupakan pengambilan keputusan yang
dengan mengurangi kompleksitas sampel,sehingga menghasilkan penilaian yang
lebih mudah sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi.
b. Overconfidence
Investor cenderung bersikap terlalu percaya diri dengan prediksi dan
informasi yang dimilikinya, terutama dengaan saham yang dirasa cukup familiar.
c. Mental Accounting
Keputusan investasi yang dilakukan oleh seorang investor cenderung terbagibagi yang seharusnya dipadankan menjadi satu sehingga mendapatkan hasil
analisis yang baik.
d. Framing
Keadaan dimana pola pikir investor dapat terkecoh atau dimanipulasi dengan
konsep yang dikemas lebih menarik.
e. Representative
Keputusan investasi yang terlalu cepat tanpa analisa mendalam dan hanya
mengandalkan pengalaman di masa lalu yang dianggap dapat mewakili tatau
menjadi acuan keputusan investasi saat ini. Menurut Ritter (2003) menyatakan
bahwa investor cenderung tidak memperhatikan rata-rata jangka panjang dan lebih
memperhatikan rata-rata jangka pendek yang menimbulkan kecenderungan
investor bereaksi secara belebihan “overract” pada situasi jangka pendek.
f. Conservatism
Investor memiliki kecenderungan lambat untuk bereaksi ketika berhadapan
dengan perubahan. Pada umumnya manusia cenderung menyukai hal yang sudah
sering terjadi sehingga cenderung malas untuk menyesuaikan diri dengan hal
baru.
13
g. Disposition Effect
Menurut Ritter (2003) Disposition effect mengacu pada pola pikir seseorang
yang menghindari kerugian dan berusaha mendapatkan keuntungan