Ukuran perusahaan adalah skala yang digunakan oleh perusahaan untuk
mengetahui besar atau kecilnya perusahaan dengan cara melihat total aset
perusahaan pada akhir tahun. Semakin besar total aset yang dimiliki oleh
perusahaan akan semakin besar pula ukuran perusahaan tersebut. Ukuran
perusahaan diukur dengan menggunakan natural log dari total aset. Penggunaan
natural log dimaksudkan tidak terjadi ketimpangan nilai yang terlalu besar dengan
variabel lainnya (Farizky, 2016).
Ukuran perusahaan merupakan proksi dari keinformatifan harga. Semakin
luas informasi yang tersedia mengenai perusahaan besar memberikan bentuk
konsensus yang lebih baik mengenai laba ekonomis karena perusahaan besar
memiliki informasi yang lebih banyak dibandingkan perusahaan kecil. Semakin
informatif harga saham, maka semakin kecil pula kapasitas informasi laba
sekarang. Oleh karena itu, apabila terdapat inovasi baru, maka inovasi tersebut
besar pengaruhnya terhadap laba perusahaan berskala kecil dibanding perusahaan
besar. Selain itu, suatu ukuran perusahaan dapat menentukan baik tidaknya kinerja
perusahaan. Investor biasanya lebih memiliki kepercayaan pada perusahaan besar,
karena perusahaan besar dianggap mampu untuk terus meningkatkan kinerja
perusahaannya (Scott, 2015)
