Tipe – tipe Motivasi


Motivasi merupakan fenomena hidup yang banyak corak dan ragamnya.
Menurut Danim (2015:17), secara umum motivasi dapat diklasifikasikan kedalam
empat jenis, yaitu:
1) Motivasi Positif
Motivasi positif didasari atas keinginan manusia untuk mencari
keuntungan-keuntungan tertentu. Manusia bekerja dalam organisasi
jika dia merasakan bahwa setiap upaya yang dilakukannya akan
memberikan keuntungan tertentu. Dengan demikian, motivasi positif
merupakan pemberian motivasi yang diarahkan pada usaha untuk
mempengaruhi orang lain untuk bekerja secara baik dan antusias
dengan cara memberikan keuntungan tertentu padanya.
2) Motivasi Negatif
Motivasi negatif sering dikatakan sebagai motivasi yang bersumber
dari rasa takut misalnya, jika seorang pegawai tidak bekerja maka akan
muncul rasa takut dikeluarkan, takut diskors, dan takut dijauhi oleh
rekan kerja. Motivasi negatif yang berlebihan akan membuat
organisasi tidak mampu mencapai tujuan. Personalia organisasi
menjadi tidak kreatif, serba takut, dan serba terbatas geraknya.
3) Motivasi dari Dalam
Motivasi dari dalam timbul pada diri pegawai saat dia melaksanakan
tugas-tugasnya dan bersumber dari dalam diri pegawai itu sendiri.
Dengan demikian berarti juga bahwa kesenangan pegawai muncul
pada saat dia bekerja dan dia sendiri yang menyenangi pekerjaan itu.
4) Motivasi dari Luar
Motivasi dari luar adalah motivasi yang muncul sebagai akibat adanya
pengaruh yang ada diluar pekerjaan dan dari luar diri pegawai itu
sendiri. Motivasi dari luar biasanya dikaitkan dengan imbalan,
kesehatan, cuti, program rekreasi perusahaan, dan lain-lain. Pada
konteks ini, manusia organisasional ditempatkan pada subjek yang
dapat oleh faktor luar. Manusia bekerja karena semata-mata didorong
oleh adanya sesuatu yang ingin dicapai dan dapat pula bersumber dari
faktor-faktor diluar subjek