Fungsi Budaya organisasi menunjukkan peranan atau kegunaan dari
budaya organisasi. Menurut Kreitner dan Kincki (2001: 73) fungsi budaya
organisasi adalah:
- Memberi anggota indentitas organisasional, menjadikan
perusahaan diakui sebagai perusahaan yang inovatif dengan
mengembangkan produk baru. Identitas organisasi menunjukkan
ciri khas yang membedakan dengan organisasi lain yang
mempunyai sifat khas yang berbeda. - Memfasilitasi komitmen kolektif, perusahaan mampu membuat
pekerjaanya bangga menjadi bagian daripadanya. Anggota
organisasi mempunyai komitmen bersama tentang norma-norma
dalam organisasi yang harus diikuti dan tuuan bersama yang harus
dicapai. - Meningkatkan stabilitas sistem sosial sehingga mencerminkan
bahwa lingkungankerja dirasakan positif dan diperkuat, konflik
dan perubahan dapat dikelola secara efektif. Dengan kesepakatan
bersama tentang budaya organisasi yang harus dijalani mampu
membuat lingkungan dan interaksi sosial berjalan dengan stabil
tanpa gejolak - Membentuk perilaku dengan membantu anggota menyadari atas
lingkugannya. Budaya organisasi dapat menjadi alat untuk
membuat orang bepikir sehat dan masuk akal.
