Pengertian Motivasi Kerja


Motivasi berasal dari kata latin movere yang berarti dorongan, keinginan,
sebab, atau alasan seseorang melakukan sesuatu. Motivasi yang dimiliki oleh
karyawan merupaka salah satu faktor penentu suatu perusahaan dapat meraih
kesuksesan jangka panjang. Motivasi kerja menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI) adalah dorongan yang timbul pada diri sesorang secara sadar atau
tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu; atau usahausaha yang dapat menyebabkan sesorang kelompok orang tertentu tergerak
melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendaki atau mendapat
kepuasan dengan pekerjaannya.
Menururt Soemanto (1987) motivasi berkaitan dengan tiga hal sekaligus
yang merupakan aspek-aspek dari motivasi kerja, ketiga hal tersebut adalah
keadaan yang mendorong tingkah laku (motivating states), tingkah laku yang
didorong oleh keadaan (motivated behaviour) dan tujuan menjelaskan bahwa
motivasi bersifat individual, dalam arti bahwa setiap orang termotivasi oleh
berbagai pengaruh hingga berbagai tingkat.
Menurut Manullang dalam manajemen personalia (1982), motivasi adalah
pemberian kegairahan bekerja kepada karyawan. Dengan pemberian motivasi
dimaksudkan pemberian daya perangsang kepada karyawan yang bersangkutan
agar karyawan tersebut bekerja dengan segala upayanya.
Sedangkan menurut Handoko (1999), motivasi diartikan sebagai keadaan
dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan
kegiatan – kegiatan tertentu guna tujuan.
Menurut Malthis (2006), motivasi adalah keinginan dalam diri seseorang
yang menyebabkan orang tersebut bertindak. Biasanya orang bertindak karena
suatu alasan untuk mencapai tujuan. Memahami motivasi sangatlah penting karena
kinerja, reaksi terhadap kompensasi dan persoalan sumber daya manusia yang lain
dipengaruhi dan mempengaruhi motivasi. Pendekatan untuk memahami motivasi
berbeda – beda, karena teori yang berbeda mengembangkan pandangan dan model
mereka sendiri