Pendekatan Motivasi Kerja


Menurut Wilson Bangun (2012, p.314) pendekatan motivasi antara lain :

  1. Pendekatan Tradisional. Pada pendekatan ini, manajer menentukan cara
    yang paling efisien untuk pekerjaan berulang dan memotivasi karyawan
    dengan sistem upah, semakincbanyak yang dihasilkan maka semakin
    besar upah yang diterima. Dengan menggunakan insentif, manajer dapat
    memotivasi bawahannya. Semakin banyak yang diproduksi, maka
    semakin besar penghasilan yang diperoleh. Dalam banyak situasi
    pendekatan ini sangat efektif.
  2. Pendekatan Hubungan Manusia menunjukan bahwa kebosanan
    pengulangan berbagai tugas merupakan faktor yang dapat menurunkan
    motivasi, sedangkan kontak sosial membantu dalam menciptakan dan
    mempertahankan motivasi. Sebagai kesimpulan, manajer dapat
    memotivasi karyawan dengan memberikan kebutuhan sosial serta dengan
    membuat mereka merasa berguna dan lebih penting.
  3. Pendekatan Sumber Daya Manusia Pendekatan ini merupakan
    pendekatan yang lebih canggih untuk memanipulasi karyawan. Para ahli
    mengatakan bahwa, pendekatan tradisional dan hubungan manusia terlalu
    menyederhanakan motivasi hanya dengan memusatkan pada satu faktor
    saja, seperti uang dan hubungan manusia.
  4. Pendekatan Kontemporer didominasi oleh tiga tipe motivasi yaitu teori
    isi, teori proses dan teori penguatan. Dalam teori isi menekan pada teori
    kebutuhan-kebutuhan manusia, menjelaskan berbagai kebutuhan manusia
    mempengaruhi kegiatannya dalam organisasi.