Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan baik hasil
maupun perilaku kerja menurut Kasmir (2016 : 189-193) yaitu :
- Kemampuan dan keahlian
Merupakan kemampuan atau skill yang dimilki seseorang
dalam suatu pekerjan. Semakin memiliki kemampuan dan keahlian
maka akan dapat menyelesaikan pekerjaannya secara benar, sesuai
dengan yang telah ditetapkan. - Pengetahuan
Maksudnya adalah pengetahuan tentang pekerjaan.
Seseorang yang memiliki pengetahuan tentang pekerjaan secara baik
akan memberikan hasil pekerjaan yang baik, demikian pula
sebaliknya. - Rancangan kerja
Merupakan rancangan pekerjaan yang akan memudahkan
karyawan dalam mencapai tujuannya. Artinya jika suatu pekerjaan
memiliki rancangan yang baik, maka akan memudahkan untuk
menjalankan pekerjaan tersebut secara tepat dan benar. - Kepribadian
Yaitu kepribadian seseorang atau karakter yang dimiliki
seseorang. Setiap orang memiliki kepribadian atau karekter yang
berbeda satu sama lainnya. Seseorang yang memiliki kepribadian
atau karakter yang baik, akan dapat melakukan pekerjaan secara
sungguh-sungguh penuh tanggung jawab sehingga hasil
pekerjaannya juga baik. - Motivasi kerja
Motivasi Kerja merupakan dorongan bagi seseorang untuk
melakukan pekerjaan. Jika memiliki dorongan yang kuat dari dalam
dirinya atau dorongan dari luar dirinya, maka karyawan akan
terangsang atau terdorong untuk melakukan sesuatu dengan baik. - Kepemimpinan
Kepemimpianan merupakan perilaku seseorang pemimpin
dalam mengatur, mengelola dan memerintah bawahannya untuk
mengerjakan suatu tugas dan tanggung jawab yang diberikannya. - Gaya kepemimpinan
Merupakan gaya atau sikap seseorang pemimpin dalam
mengahadapi atau memerintahkan bawahannya. - Budaya organisasi
Merupakan kebiasaan-kebiasaan atau norma-norma yang
berlaku dan dimilik suatu organisasi atau perusahaan. Kebiasaankebiasaan atau norma- norma ini mengatur hal-hal yang berlaku dan
diterima secara umum serta harus dipatuhi oleh segenap anggota
suatu perusahaan. - Kepuasan kerja
Merupakan perasaan senang atau gembira, atau perasaan
suka seseorang sebelum dan setelah melakukan suatu pekerjaan. Jika
karyawan merasa senang atau gembira atau suka untuk bekerja, maka
hasil pekerjaannya pun akan berhasil baik. - Lingkungan kerja disekitar
Merupakan suasana atau kondisi lokasi tempat bekerja.
Lingkungan kerja dapat berupa ruangan, layout, sarana dan prasana,
serta hubungan kerja dengan sesama rekan kerja. Jika lingkungan
kerja dapat membuat suasana nyaman dan memberikan ketenangan
maka akan membuat suasana kerja menjadi kondusif, sehingga dapat
meningkatkan hasil kerja seseorang menjadi lebih baik, karena
bekerja tanpa gangguan. Namun sebaliknya jika suasana atau kondisi
lingkukngan kerja tidak memberikan kenyamanan atau ketenangan,
maka akan berakibat suasana kerja menjadi terganggu yang pada
akhirnya akan mempengaruhi dalam bekerja. Dengan demikian,
dapat dikatakan bahwa lingkungan kerja memengaruhi kinerja
seseorang. - Loyalitas
Merupakan kesetiaan karyawan untuk tetap bekerja dan
membela perusahaan dimana tempatnya bekerja. - Komitmen
Merupakan kepatuhan karyawan untuk menjalankan
kebijakan atau peraturan perusahaan dalam bekerja. - Disiplin kerja
Merupakan usaha karyawan untuk menjalankan aktivitas
kerjanya secara sungguh-sungguh. Disiplin kerja dalam hal ini dapat
berupa waktu, misalnya masuk kerja selalu tepat waktu. Kemudian
disiplin dalam mengerjakan apa yang diperintahkan kepadanya
sesuai dengan perintah yang harus dikerjakan. Karyawan yang
disiplin akan memngaruhi kinerja. Dari beberapa faktor yang
mempengaruhi kinerja karyawan diatas peneliti hanya mengangkat
dua faktor yang telah disesuaikan dengan keadaan obyek penelitain,
yaitu faktor lingkungan kerja dan disiplin kerja.
