Faktor-faktor Motivasi


Motivasi sebagai proses psikologi dalam diri seseorang akan dipengaruhi
oleh beberapa faktor. Faktor tersebut dapat dibedakan atas fakror ekstern dan intern
yang berasal dari karyawan.

  1. Faktor Intern
    Faktor intern yang dapat mempengaruhi pemberian motivasi terhadap seseorang
    antara lain:
    a. Keinginan untuk dapat hidup, keinginan untuk dapat hidup meliputi kebutuhan
    untuk:
    1) Memperoleh kompensasi layak
    2) Pekerjaan yang tetap walaupun penghasilan tidak begitu memadahi
    3) Kondisi kerja yang aman dan nyaman
    b. Keinginan untuk dapat memiliki, keinginan untuk dapat memiliki benda dapat
    mendorong seseorang untuk melakukan pekerjaan, contoh: keinginan untuk
    memiliki sepeda motor dapat mendorong seseorang untuk melakukan
    pekerjaan.
    c. Keinginan untuk memperoleh penghargaan, Seseorang mau bekerja
    disebabkan adanya keinginan untuk diakui, dihormati oleh orangtua, untuk
    memperoleh status social yang tinggi orang mau mengeluarkan uangnya,
    untuk memperoleh uang itupun harus bekerja keras.
    d. Keinginan untuk memperoleh pengakuan, Keinginan untuk memperoleh
    pengakuan itu dapat meliputi hal-hal:
    1) Adanya penghargaan terhadap prestasi
    2) Adanya hubungan kerja yang harmonis dan kompak
    3) Pimpinan yang adil dan bijaksana
    4) Perusahaan tempat kerja dihargai oleh masyarakat
    e. Keinginan untuk berkuasa, Keinginan untuk berkuasa akan mendorong
    seseorang untuk bekerja. Apalagi keinginan berkuasa atau menjadi pimpinan
    dalam arti positif, yaitu keinginan untuk menjadi kepala.
  2. Faktor Ekstern
    Faktor ekstern tidak kalah peranannya dalam melemahkan motivasi kerja
    seseorang. Faktor-faktor ekstern itu:
    a. Kondisi lingkungan kerja adalah keseluruhan sarana dan prasarana kerja
    yang ada di sekitar karyawan yang sedang melakukan pekerjaan yang dapat
    mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.
    b. Kompensasi yang memadai merupakan sumber penghasilan utama bagi
    para karyawan untuk menghidupi diri beserta keluarganya.
    c. Supervise yang baik, fungsi supervise dalam suatu pekerjaan adalah
    memberikan pengarahan, bimbingan kerja karyawan, agar dapat
    melaksanakan kerja dengan baik tanpa membuat kesalahan.
    d. Adanya jaminan pekerjaan, mereka bekerja bukan hanya hari ini saja, tetapi
    mereka berharap akan bekerja sampai tua cukup dalam satu perusahaan saja.
    e. Status dan tanggung jawab, status atau kedudukan dalam jabatan tertentu
    merupakan dambaan setiap karyawan dalam bekerja, dengan menduduki
    jabatan orang merasa dirinya akan dipercaya dan diberi tanggung jawab dan
    wewenang yang besar dalam melakukan hal itu, jadi status dan kedudukan
    merupakan dorongan untuk memenuhi kebutuhan sense of achievement
    dalam tugas sehari-hari.
    f. Peraturan yang fleksibel, peraturan bersifat melindungi dan memberikan
    motivasi para karyawan untuk bekerja lebih baik. Semua peraturan yang
    berlaku dalam perusahaan itu perlu diinformasikan sejelas-jelasnya kepada
    karyawan.