Menurut Kreitner dan Kinicki (2014: 149) Komunikasi dalam organisasi
dapat mengalir secara vertikal (ke bawah atau ke atas) dan horizontal. Berikut polapola komunikasi dalam organisasi.
- Komunikasi ke Bawah
Komunikasi ke bawah adalah penyampaian informasi yang mengalir dari atasan
kepada bawahan sesuai dengan garis komando dalam suatu organisasi.
Komunikasi ini dilakukan bertujuan agar para pemimpin lebih mudah dalam
pengambilan keputusan. Informasi yang disampaikan oleh atasan dapat berupa
pengarahan pelaksanaan tugas, instruksi pekerjaan, informasi kebijakan dan
prosedur pekerjaan serta mengemukakan umpan balik tentang kinerja. - Komunikasi ke Atas
Komunikasi ke atas adalah informasi yang berasal dari bawahan ke atasan.
Komunikasi ke atas digunakan dalam pengajuan usul dan saran, keluhan,
pengaduan, dan penetapan sasaran. - Komunikasi Horizontal
Komunikasi horizontal adalah komunikasi antar individu atau kelompok pada
tingkat yang sama dalam suatu organisasi. Dalam suatu organisasi, komunikasi
horizontal sering dilakukan untuk membantu manajer dalam pengambilan
keputusan. Komunikasi ini bersifat koordinatif yaitu mengkoordinasikan tugastugas antar kelompok didalam suatu perusahaan. Dengan demikian antar bagian
dalam suatu organisasi saling memberikan informasi dalam mencapai suatu tujuan. - Komunikasi Diagonal
Komunikasi diagonal adalah komunikasi yang dilakukan antar individu atau
kelompok yang berbeda pada bagian yang berbeda dan pada tingkat yang berbeda
pula. Komunikasi diagonal biasa diterapkan pada organisasi yang berskala besar di
mana terdapat ketergantungan antar departemen yang berbeda dalam suatu
organisasi.
