Dimensi Kinerja karyawan

harus selalu terukur dengan jelas, karena sebagai
pedoman dalam mengontrol kinerja tersebut. Kinerja karyawan dapat diukur
dengan menggunakan 6 indikator pengukur kinerja individu menurut (Robbins
dan Judge, 2017), yaitu:
1) Kualitas
Kualitas kerja diukur dari persepsi karyawan terhadap kualitas
pekerjaan yang dihasilkan serta kesempurnaan tugas terhadap
keterampilan dan kemampuan karyawan, sesuai dengan target atau standar
yang telah di tetapkan oleh perusahaan.
2) Kuantitas
Merupakan jumlah yang dihasilkan dan dinyatakan dalam jumlah
istilah seperti jumlah unit, jumalah siklus aktivitas yang diselesaikan.
3) Ketepatan waktu
Merupakan tingkat aktivitas diselesaikan pada awal waktu yang
dinyatakan, dilihat dari sudut koordinasi dengan hasil output serta
memaksimalkan waktu yang tersedia untuk aktivitas lain.
4) Efektivitas
Merupakan tingkat penggunaan sumber daya organisasi (tenaga,
uang, teknologi, dan bahan baku) dimaksimalkan dengan maksud
menaikkan hasil dari setiap unit dalam penggunaan sumber daya yang ada.
5) Kemandirian
Merupakan tingkat seorang karyawan yang nantinya akan menjalakan
fungsi kerjanya seperti yang telah di atur. Kemandirian adalah berkerja
secara sungguh-sungguh dengan atau tanpa diawasi oleh supervisi, dan
dapat menyelesaikan masalah dalam bidangnya sebaik mungkin.