Teori motivasi menurut Robbin (Lantara & Nusran , 2019) menyatakan
bahwa suatu proses yang menghasilkan suatu intensitas, arah dan ketekunan
individual dalam usaha untuk mencapai satu tujuan. Sementara motivasi umum
bersangkutan dengan upaya ke arah setiap tujuan. Robbins (Sutrisno, 2020)
mengemukakan motivasi sebagai suatu kerelaan berusaha seoptimal mungkin
dalam pencapaian tujuan organisasi yang dipengaruhi oleh kemampuan usaha
memuaskan beberapa kebutuhan individu.
Menurut Makmun (Lantara & Nusran , 2019) Motivasi menjadi suatu
kekuatan, tenaga atau daya, atau suatu keadaan yang kompleks dan kesiapsediaan
dalam diri individu untuk bergerak ke arah tujuan tertentu, baik disadari maupun
tidak disadari. Menurut Kadarisman (Sarinadi, 2014) Motivasi kerja adalah
penggerak atau pendorong dalam diri seseorang untuk mau berperilaku dan bekerja
dengan giat dan baik sesuai dengan tugas dan kewajiban yang telah diberikan.
Menurut (Marliani, 2015) Motivasi kerja adalah dorongan individu untuk
melakukan Tindakan karena mereka ingin melakukannya dalam mencapai tujuan
yang mereka inginkan. Menurut Edwin Flippo (Ajabar, 2020) mengemukakan
motivasi kerja adalah suatu keahlian dalam mengarahkan pegawai dan organisasi
agar mau bekerja secara berhasil, sehingga keinginan para pegawai dan tujuan
organisasi sekaligus tercapai.
