Pengertian Perencanaan Karir


Menurut Dillard (1985) perencanaan karir merupakan proses
individu untuk pencapaian tujuan karirnya, yang ditandai dengan
adanya tujuan yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan, cita-cita
yang jelas terhadap pekerjaan, dorongan untuk maju dalam bidang
pendidikan untuk maju dalam bidang pendidikan dan pekerjaan yang
dicita-citakan, persepsi yang realistis terhadap diri dan lingkungan,
kemampuan mengelompokkan pekerjaan yang diminati, memberikan
penghargaan yang positif terhadap pekerjaan dan nilai-nilai,
kemandirian dalam proses pengambilan keputusan, kematangan dalam
hal mngambil keputusan, dan menunjukan cara realistis dalam
mencapai cita-cita pekerjaan.
Menurut Super (2006) perencanaan karir adalah suatu proses yang
diidentifikasi oleh indvidu meliputi kebutuhan, sifat-sifat kepribadian,
kemampuan intelektual yang berhubungan dengan pekerjaan atau
jabatan. Parson (2010) merumuskan perencanaan karir yaitu suatu cara
untuk membantu siswa dalam memilih suatu bidang karir yang sesuai
dengan potensi mereka masing-masing, sehingga dapat cukup berhasil
di bidang pekerjaan. Dalam hal ini, perencanaan karir perlu disiapkan
sebelum siswa terjun secara langsung dalam dunia karir.Perencanaan
karir didasarkan atas potensi yang dimiliki siswa sehingga tidak ada
pertentangan antara karir yang dipilih dengan potensi yang ada pada
diri siswa.
Simamora (2011) mengemukakan bahwa perencanaan karir adalah
suatu proses dimana individu dapat mengidentifikasi dan mengambil
langkah-langkah untuk mencapai tujuan-tujuan karir. Dalam proses
perencanaan karir, setiap individu akan memperoleh pengetahuan
tentang potensi yang ada pada diri setiap individu yang meliputi
keterampilan, minat, pengetahuan, motivasi, dan karakteristik yang
digunakan sebagai dasar dalam pemilihan karir yang kemudian
dilanjutkan dengan menentukan tahapan untuk bisa mencapai karir
yang sudah dipilih.