Jenis-Jenis Desain Pengayaan Kerja Bagi Perusahaan


Menurut Robbins, Stephen dan Judge (2017), pengayaan kerja dapat
dilakukan dalam beberapa bentuk desain antara lain seperti:
a. Menggabungkan Tugas
Penggabungan berbagai macam aktivitas kerja untuk memberikan yang
lebih besar tantangannya dan kompleks pada tugas pekerjaan. Hal tersebut
memungkinkan karyawan untuk dapat menggunakan berbagai macam
keterampilan, variasi tugas yang dapat membuat pekerjaan terasa lebih
bermakna dan penting. Hal ini akan meningkatkan keanekaragaman dan
bermacam macam identitas tugas.
b. Menciptakan Unit Kerja
Salah satu aktivitas untuk memperkaya pekerjaan yaitu melalui
pembentukan unit kerja yang alami dimana karyawan mendapatkan
kepemilikan pekerjaan. Unit kerja berarti, bahwa tugas karyawan
diulakukan sama, mengartikan dan mengiudentifikasi secara menyeluruh.
Kenaikan pada setiap karyawan menujukan kemungkinan bahwa
karyawan akan meninjau pekerjaanya yang berarti dan penting.
c. Menampilkan Hubungan Pelanggan
Karyawan sangat jarang kontak dengan pengguna produk ataupun jasanya.
Jika hubungan tersebut dapt dibangun, komitmen kerja dan motivasi
biasanya akan meningkat. Hal ini meningkatkan keanekaragaman
otonomi, dan umpan balik bagi karyawan.
d. Memperluas Pekerjaan Vertikal
Kesenjangan (gap) antara melakukan dan mengontrol dikurangi vertical
loading terjadi, Khususnya pada tanggung jawab Ketika sebelumnya
merupakan tanggung jawab manajemen. Tetapi, sekarang hal tersebut
dipindahalihkan kepada karyawan sebagai bagian dari pekerjaan tambhan
karyawan. Ketika pekerjaan dibebanio secara vertikal, otonomi naik,
karyawan akan merasa tanggung jawab personal dan akuntabilitas untuk
outcomes atau dampak dari usaha karyawan.
e. Membuka Saluran Feedback
Dengan meningkatkan umpan balik, karyawan bukan hanya belajar
tentang bagaimana seorang karyawan dapat menyamakan pekerjaannya.,
tetapi hanya dengan memperbaiki kinerja karyawan, memperburuk atau
mengulang pada tingkat yang tetap. Idealnya umpan balik ini menyangkut
tentang kinerja yang dapat diterima langsung seperti karyawan melakukan
pekerjaannya danj perlu kebiasaan dasar manajemen.