Perencanaan karir merupakan suatu proses pemilihan sasaran karir, dengan
mempertimbangkan terhadap peluang, kesempatan, kendala dan pilihan-pilihan
karir untuk mencapai dari tujuan karir yang diinginkan yang sesuai dengan bakat,
minat dan potensi yang dimiliki (Komara, 2016). Menurut Adiputra (2015)
perencanaan karir ditandai dengan berbagai aktivitas dalam kehidupannya, seperti
belajar tentang informasi karir, membicarakan perencanaan karir yang
diinginkannya kepada orang dewasa, juga berpartisipasi aktif dalam mengikuti
organisasi atau juga mengikuti kursus atau pelatihan yang diinginkan atau disukai.
Oleh karena itu, perencanaan karir sebaiknya sudah diprogram atau di susun dari
awal. Nasution (2019) menyatakan bahwa perencanaan karir adalah proses yang
sengaja dibuat agar setiap orang dapat menjadi sadar akan hal-hal penting yang
berkenaan dengan karir personal (personal career related) dan serangkaian panjang
tahapan-tahapan yang menyumbangkan pada pemenuhan karir dalam mencapai
karir setiap orang itu sendiri. Menurut Liza & Rusandi (2016) perencanaan karir
adalah sebagai proses atau tahapan yang dilalui sebelum memilih karir untuk
mencapai karir.
Perencanaan karir (career planning) adalah suatu proses di mana individu
dapat mengidentifikasi dan mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuantujuan karirnya. Perencanaan karir melibatkan pengidentifikasian tujuan-tujan yang
berkaitan dengan karir dan penyusunan rencana-rencana untuk mencapai tujuan
tersebut (Rahayu, 2015). Sedangkan menurut Puspitaningrum (2018) perencanaan
karir adalah proses yang harus dilewati oleh setiap individu berupa rentangan
aktivitas yang mencakup pengetahuan dan pemahaman tentang diri,
mempertimbangkan alternatif-alternatif pekerjaan, memutuskan serta
merencanakan karir dengan penalaran yang benar sebagai wujud tanggung jawab
dan mengembangkan karirnya.
