Tahap-tahap Pengembangan Karir


Dessler (1998) mengemukakan adanya tahap-tahap utama dari siklus karir,
yaitu :

  1. Tahap pertumbuhan.
    Tahap ini berlangsung kira-kira sejak lahir sampai usia 14 tahun. Dalam periode
    ini orang mengembangkan pemahaman mandiri melalui identifikasi dengan dan
    interaksi dengan orang lain seperti, keluarga, teman, dan guru.
  2. Tahap penjelajahan.
    Tahap ini terjadi pada periode usia 15 – 24 tahun. Individu secara serius
    menjelajahi berbagai alternatif kedudukan, berusaha untuk mencocokkan
    alternatifalternatif ini dengan minat dan kemampuannya, serta mencoba
    memulai suatu pekerjaan.
  3. Tahap penetapan.
    Tahap ini berlangsung kira-kira dari usia 24 sampai 30 tahun, yang merupakan
    jantung dari kehidupan kerja kebanyakan orang.
    a. Subtahap percobaan
    Tahap ini berlangsung pada usia 25 – 30 tahun. Individu menetapkan bidang
    pilihan yang cocok, dan jika tidak cocok berusaha mengubahnya.
    b. Subtahap pemantapan
    Tahap ini berlangsung pada usia 30 – 40. Selama periode ini, tujuan
    kedudukan perusahaan ditetapkan dan perencanaan karir yang lebih
    eksklusif dijalankan untuk menetapkan urutan bagi pemenuhan tujuantujuan tersebut.
    c. Subtahap krisis pertengahan akhir
    Tahap ini berlangsung pada usia 40-an. Selama periode ini orang sering
    membuat penilaian baru yang besar atas kemajuan mereka sehubungan
    dengan ambisi dan tujuan awal karir mereka.
  4. Tahap pemeliharaan.
    Tahap ini berlangsung pada usia sekitar 45-65 tahun. Selama periode ini orang
    mengamankan tempatnya dalam dunia kerja.
  5. Tahap kemerosotan.
    Tahap ini disebut juga usia pensiun, di mana individu menghadapi prospek
    harus menerima berkurangnya level kekuasaan dan tanggung jawab