Komitmen karir didefinisikan sebagai hubungan secara psikologis antara
pribadi pekerja dengan jabatan atau pekerjaan yang telah dipilihnya (Lee at el
dalam Poon 2004 :376). Sedangkan Noordin (2008 :4) mendefinisikan komitmen
karir sebagai suatu tujuan yang dibentuk sendiri oleh individu dan komitmen ini
hanya pada karirnya sendiri. Semakin kuat komitmen karir akan tercermin dari
identitas karir individu, dimana ada keinginan kuat untuk mencapai tujuan
individunya dalam pencapaian karir dalam perusahaan.
Menurut Mueller (dalam Poon 2004 : 375), komitmen karir mengacu pada
identifikasi dan keterlibatan di jabatan seseorang sedangkan Colarelli dan Bishop
(1990 : 159) komitmen ditandai oleh pengembangan dan kesanggupan untuk
tujuan karir. Menurut Carson dan Bedeian (dalam Noordin, 2008 : 4) komitmen
karir memiliki 3 dimensi,yaitu :
- Resiliensi, ketekunan dalam menghadapi kesulitan bekerja.
- Identitas, hubungan secara emosional pada jabatannya.
- Perencanaan, keahlian pengembangan karir dan tindakan perencanaan tujuan.
Menurut Poon (2004 : 375) bahwa orang- orang yang berkomitmen untuk
berkarir, mereka akan mengalami keberhasilan yang subjektif (misalnya memiliki
perasaan yang lebih positif untuk berkarir dalam profesinya, dibandingkan dengan
orang yang tidak memiliki komitmen).
