Jenis Gaya Kepemimpinan


Menurut Terry dalam Priansa (2016:156) jenis gaya
kepemimpinan adalah sebagai berikut :
a. Kepemimpinan pribadi (personal leadership)
Dalam jenis ini pemimpin mengadakan hubungan langsung
dengan bawahanya, seingga timbul hubngan pribadi yang intim.
b. Kepemimpinan non pribadi (non personal leadership)
Dalam jenis ini pimpinan tidak mengadakan hubungan langsung
dengan bawahanya, sehingga atasan dan bawahan tidak timbul
kontak pribadi. Hubungan antara pimpinan dengan bawahanya
melalui perencanaan dan instruksi-instruksi tertulis.
c. Kepemimpinan otoriter (authoritarian leadership)
Dalam jenis ini pimpinan memperlakukan bawahanya secara
sewenang-wenang. Karena mengaggap diri orang paling
berkuasa. Bawahanya di gerakan dengan jalan paksa, sehingga
para pekerja dalam melakukan pekerjaanya bukan karena ikhlas
melakukan pekerjaanya, melainkan karena takut.
d. Kepemimpinan kebapakan (paternal leadership)
Dalam jenis ini pimpinan memperlakukan bawahanya seperti
anak sendiri, sehingga para bawahanya tidak berani mengambil
keputusan, segala sesuatu yang pelik diserahkan kepada pimpinan
untuk menyelesaikanya. Dengan demikian pimpinan sangat
banyak pekerjaanya yang menjadi tanggung jawab anak buahnya.
e. Kepemimpinan demokratis (democratic leadership)
Dalam jenis ini pimpinan selalu mengadakan musyawarah
dengan para bawahanya untuk menyelesaikan pekerjaanpekerjaanya yang sukar, sehingga bawahan merasa dihargai
pikiran-pikiranya dan pendapat-pendapatnya serta mempunyai
pengalaman yang baik didalam mengahadapi segala persoalan
yang rumit. Dengan demikian para bawahan bergeraknya itu
bukan karena rasa paksaan, tetapi karena rasa tanggng jawab yang
timbul karena kesadaran tugas-tugasnya.
f. Kepemimpinan bakat (indigenous leadership)
Dalam jenis ini pimpinan dapat menggerakan bawahanya karena
mempunyai bakat untuk itu, sehingga para bawahanya senang
mengikutinya, jadi tipe ini karena pembawaanya sejak lahir
seolah-olah ditakdirkan mempimpin dan diikuti oleh orang lain.
Dalam tipe ini pimpinan tidak akan susah menggerakan
bawahanya, karena para bawahanya akan selalu menurut akan
kehendaknya