Indikator Kompetensi


Beberapa indikator kompetensi menurut Gordon dalam
bukunya (Sutrisno:2009) sebagai berikut :
a) Pengetahuan (Knowlegde) adalah kesadaran dalam bidang
kognitif. Misalnya seorang karyawan mengetahui cara
melakukan identifikasi belajar serta bagaimana melakukan
pembelajaran dengan baik sesuai dengan kebutuhan yang ada di
perusahaan.
b) Pemahaman (Understanding), adalah kedalaman kognitif dan
afektif yang dimiliki individu. Misalnya, seorang karyawan
dalam melaksanakan pembelajaran harus mempunyai
pemahaman yang baik tentang karakteristik dan kondisi kerja
secara efektif dan efisien.
c) Nilai (Value), adalah suatu standart perilaku yang telah diyakini
dan secara psikologi telah menyatu dalam diri seseorang.
Misalnya, standart perilaku para karyawan dalam melaksanakan
tugas (kejujuran, keterbukaan, demokrasi, dan lain-lain).
d) Kemampuan (Skill), adalah suatu yang dimiliki oleh individu
untuk melaksanakan tugas atau pekerjaan yang dibebankan
kepada karyawan. Misalnya standart perilaku para karyawan
dalam memiliki metode kerja yang dianggap lebih efektif dan
efisien.
e) Sikap (attitude), yaitu perasaan (senang atau tidak senang, suka
atau tidak suka) atau reaksi terhadap suatu rangsangan yang
datang dari luar. Misalnya reaksi terhadap krisis ekonomi,
perasaan terhadap kenaikan gaji.
f) Minat (interest), adalah kecenderungan seseorang untuk
melakukan suatu perbuatan. Misalnya melakukan suatu
aktivitas kerja.